Perbedaan Pengaruh Metode Latihan Beban Leg-press dan Squat Terhadap Prestasi Lari 100 Meter. Studi Eksperimen pada Mahasiswa Putra Pembinaan prestasi Atletik Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNDIKSHA

ABSTRAK

SRI WIDHARI YUGANTHARI PELING. A. 120809028. Perbedaan Pengaruh Metode Latihan Beban Leg-press dan Squat Terhadap Prestasi Lari 100 Meter. Studi Eksperimen pada Mahasiswa Putra Pembinaan prestasi Atletik Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNDIKSHA. Komisi Pembimbing Pertama Prof. Dr. Sugiyanto dan Pembimbing kedua Dr. Dr. Muchsin Doewes. Tesis. Surakarta. Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta 2010.

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) perbadaan pengeruh metode latihan beban leg-press dan squat terhadap prestasi lari 100 meter, (2) Perbedaan prestasi lari 100 meter antara yang memiliki waktu reaksi tinggi dengan waktu reaksi rendah, (3) Pengaruh interaksi antara metode latihan beban dengan waktu reaksi terhadap prestasi lari 100 meter.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan disaen factorian 2 x 2. Sampel yang digunakan mahasiswa pembinaan prestasi atletik Fakultas Olahraga dan Kesehatan Undiksha Singaraja, yang berjumlah 20 orang dengan purposive random sampling. Data waktu reaksi deperoleh dari tes waktu reaksi dengan alat Whold Body Reaction. Teknik analisis data menggunakan ANAVA. Sebelum menguji dengan ANAVA, terlebih dahulu menggunakan uji normalitas sampel (Uji Lillifors dengan α = 0, 05) dan uji homogenitas varians ( Uji Bartlet dengan α = 0, 05).
Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa: (1) Terdapat perbedaan pengaruh latihan leg-press dan squat terhadap kecepatan lari 100 meter, Fhitung 3.239308 > Ftabel = 3,01 pengaruh metode latihan leg-press memiliki peningkatan 396.5 sedangkan metode latihan squat memiliki peningkatan 942.5, (2) Terdapat perbedaan pengaruh kecepatan lari 100 meter antara yang memiliki waktu reaksi tinggi dan rendah Fhitung 3.317034 > Ftabel = 3, 01, peningkata hasil kecepatan lari 100 meter antara sampel yang memiliki waktu reaksi tinggi memiliki peningkatan 892.5 sedangkan sampel dengan waktu reaksi rendah 806.5, (3) Tidak terdapat pengaruh interaksi antara metode latihan beban dengan waktu reaksi terhadap peningkatan kecepatan lari 100 meter, Fhitung =0.057413 < Ftabel = 3, 01.
Kata-kata kunci : Latihan beban, Waktu reaksi, Prestasi lari 100 meter

ABSTRACT

SRI WIDHARI YUGANTHARI PELING. A.120809028. The Difference of Leg Press and Squat Wight Training Methods Effect on the 100-meter Run Achievement Viewed From The Reaction Time. The Experimental Studies on Student Achievement Coaching Athletes of Sports and Health Faculty of Undiksha University. The first commission of supervision is Prof. Dr. Sigiyanto and the second of supervision Dr. dr. Muchsin Doewes.Thesis. Surakarta. Postgraduate Program of Surakarta Sebelas Maret University 2010.

The objective of research is to find out (1) the difference of leg press and squat burden exercise methods effect on the 100-meter run achievement, (2) the difference of 100-meter run achievement between the sample with high and the one with low time reactions, and (3) the effect of interaction between burden exercise method and reaction time on the 100-meter run achievement.

This study employed an experimental method with a 2 x 2 factorial design. The sample used was the athletic achievement building students of Sport and Health Faculty of Undiksha Singaraja, consisting of 20 students taken using the purposive random sampling technique. The data on reaction time was obtained from the reaction time using Whole Body Reaction instrument. Technique of analyzing data was done using ANAVA analysis. Before conducting ANAVA analysis, the sample normality test (Liliefors test at α = 0.05) and variance homogeneity tests were used first (Bartlet test at α = 0.05).

The result of data analysis shows that: (1) there is a difference of leg press and squat burden exercise methods effect on the 100-meter run speed, Fstatistis 3.239308 > Ftable 3.01, the effect of leg press exercise method increases by 396.6 while the squat exercise method increases by 942.5, (2) there is a difference of 100-meter run speed effect between the samples with high and low time reactions, Fstatistic 3.317034 > Ftable 3.01, the 100-meter run speed of the sample with high reaction time increases by 892.5 while that with low reaction time increases by 806.5, (3) There is no effect of interaction between burden exercise method and reaction time on the 100-meter run speed, Fstatistic = 0.057413 < Ftable = 3.01.

Keywords: Weight Training, reaction time, 100-meter run achievement