Meningkatkan Kemampuan Siswa dalam Menulis Teks Deskriptif melalui Teknik Menulis Kollaboratif (Sebuah Penelitian Tindakan Kelas yang Dilaksanakan pada Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 1 Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan di Tahun Pelajaran 2010/2011)

ABSTRAK

Supiani. 2011. S.890809027. Meningkatkan Kemampuan Siswa dalam Menulis Teks Deskriptif melalui Teknik Menulis Kollaboratif (Sebuah Penelitian Tindakan Kelas yang Dilaksanakan pada Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 1 Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan di Tahun Pelajaran 2010/2011). Tesis: Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Pembimbing: (1) Dr. Abdul Asib, M.Pd, (II) Dr. Ngadiso, M.Pd.

Tujuan utama dari penelitian ini adalah (1) untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa dalam teks diskriptif di kelas VIII A SMP Negeri 1 Pelaihari melalui Teknik Menulis Kollaboratif; dan (2) untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan pada implementasi dari teknik menulis kollaboratif dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa dalam teks diskriptif di kelas VIII A SMP Negeri 1 Pelaihari.
Penelitian tindakan kelas diterapkan di penelitian ini. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A yang berjumlah 28 siswa di SMP Negeri 1 Pelaihari tahun pelajaran 2010/2011. Peneltian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari perencanaan, pengimplementasian, pengamatan, dan refleksi tindakan. Dalam mngumpulkan data, peneliti menggunakan data kuantitatif dan data kualitatif. Kuatitatif data diperoleh dari tes menulis yang dinilai oleh dua penilai. Tes menulis dinilai berdasarkan pada isi, organisasi, kosakata, struktur kalimat, dan penulisannya (pengejaan dan tanda baca). Data analisa kuantitatif digunakan untuk menganalisa pencapaian siswa sebelum dan sesudah siklus yang diimplentasikan melalui statistik deskriptif, menemukan nilai rata-rata atau nilai mean di tes dan peningkatan pada setiap nilai-nilainya. Sementara itu, data kualitatif diperoleh dari kuesioner, interview, dan observasi yang dilakukan sebelum dan setelah perlakuan. Kemudian dianalisa dengan menggunakan Metode Komparatif Konstan yang ditulis oleh Strauss dan Glasser terdiri dari: (1) membandingkan kejadian yang dapat diterapkan pada tiap kategori; (2) memadukan kategori dan cirri-cirinya; (3) membatasi lingkup teori; dan (4) menulis teori.
Penemuan penelitian dideskripsikan sejalan dengan pernyataan masalah yaitu sebagai berikut: pertama, dengan menggunakan teknik menulis kolaboratif kemampuan siswa dalam menulis meningkat. Peningkatan tersebut dikarenakan mereka dapat mengikuti proses penulisan dengan baik yang meliputi enam langkah yaitu memunculkan ide/pra-menulis, mendraf, membaca, mengedit, mengkopi, dan mengevaluasi. Langkah tersebut membantu siswa untuk menghasilkan penulisan yang lebih baik. Disisi lain, teknik menulis kollaboratif memberikan banyak peningkatan bagi kemampuan siswa dalam menulis teks deskriptif. Ini dibuktikan dengan peningkatan secara siknifikan yang telihat dari hasil nilai rata-rata atau nilai mean siswa di siklus post tes 1 dan siklus post tes 2. Kedua, pengimplementasian teknik menulis kollaboratif dalam pengajaran menulis, sikap siswa pada pelajaran menulis berubah baik dan meningkatkan motivasi mereka juga. Demikan juga, mereka lebih aktif terlibat dalam kerja berpasangan dan situasi kelas menjadi hidup serta partispasi siswa meningkat di kelas menulis. Di proses belajar mengajarnya siswa tampak memiliki minat dan kesadaran diri dalam menulis.
Ketiga, berdasarkan hasil penelitian ini ada kelebihan dan kelemahan teknik menulis kollaboratif. Kelebihanny: (1) teknik menulis kollaboratif dapat meningkatkan kemampuan siswa menulis karena mereka melakukannya secara berpasangan dengan teman sebangku dan setiap langkah penulisan membantu mereka untuk menulis lebih baik; (2) siswa telah termotivasi untuk belajar bahasa Inggris; (3) siswa memiliki percaya diri yang tinggi dan merasa senang karena mereka juga aktif terlibat dalam menulis berpasangan; dan (4) ini membangun kesadaran guru bahwa cara-cara yang bervariasi dapat digunakan dalam belajar mengajar bahasa Inggris. Disisi lain, kelemahannya yaitu: (1) siswa menghabiskan waktu lama untuk menyelesaikan setiap langkah proses penulisan di kelas; (2) kondisi kelas lebih ramai; dan (3) kadang-kadang salah satu pasangan memiliki pendapat atau argument yang berbeda dalam mengembangkan paragraph sehingga membuat situasi kerja lebih sulit dan produk penulisan jadi tidak baik.
Berdasarkan pada hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik menulis kollaboratif dapat meningkatkan kemampuan siswa menulis. Oleh karena itu, ini dapat direkomendasikan bahwa para guru dapat menerapkan teknik menulis kollaboratif di dalam pengajaran menulis.

Kata Kunci: Teknik Menulis Kollaboratif, Teks Deskriptif, Kemampuan Menulis

ABSTRACT

Supiani. 2011. S. 890809027. Improving the Students’ Ability in Writing Descriptive Texts through Collaborative Writing Technique (A Classroom Action Research at Grade VIII A Students of SMP Negeri 1 Pelaihari, Tanah Laut Regency, South Kalimantan Province in the Academic Year of 2010/2011). Thesis: English Education of Graduate Program. Sebelas Maret University, Surakarta. Consultants: (I) Dr. Abdul Asib, M.Pd, (II) Dr. Ngadiso, M.Pd.

The main objectives of the research are (1) to improve the ability in writing descriptive texts of the grade VIII A students of SMPN 1 Pelaihari through collaborative writing technique; and (2) to know the strengths and weaknesses of the implementation of collaborative writing technique in improving students’ writing ability of descriptive texts in the grade VIII A students of SMPN 1 Pelaihari.
The classroom action research was employed in this research. The subject of the research is 28 of grade VIII A students of the SMP Negeri 1 Pelaihari in the Academic Year of 2010/2011. This action research was conducted in two cycles. Each consisted of planning, implementing, observing, and reflecting the action. In collecting the data, the researcher used quantitative and qualitative data. The quantitative data were taken from the writing tests scored by two scorers. The writing test was scored based on content, organization, vocabulary, grammar, and mechanics. The quantitative analysis that was used to analyze the students’ achievement before and after the cycle was implemented by using descriptive statistics, finding out the mean of the scores in the test and the improvement of the scores. Meanwhile, the qualitative data were taken from the questionnaire, interview, and observation which were done before and after the treatment. Those were analyzed by using Constant Comparative Method proposed by Strauss and Glasser consisting of the following steps: (1) comparing incidents applicable to each category; (2) integrating categories and their properties; (3) delimiting the theory; and (4) writing the theory.
The research findings are described in line with the problem statements as follows: first, by using collaborative writing technique the students’ ability in writing improves. It is because they can follow the writing process well which covers six steps in their activities namely idea generating/pre-writing, drafting, reading, editing, copying, and evaluating. Those steps help the students to produce their writing to be better. Besides, collaborative writing technique gives much improvement to the students’ ability in writing descriptive texts. This is proved by the significant increase of the mean score of the post-test cycle 1 and post-test cycle 2. Second by implementing collaborative writing technique in teaching writing, the students’ behavior in learning writing changes and improves their motivation as well. Moreover, they are actively involved in pair work and the class situation becomes lively and also increases the students’ participation in writing class. In the teaching and learning process the students have interest and self-awareness in writing.
Third, based on the results of the research there are the strengths and weaknesses. The strengths are: (1) CWT can improve the students’ writing ability because they do in pair with his/her partner and every step of writing helps them to write better; (2) the students have become more motivated to study English; (3) the students have higher self-confidence and felt happy because the students were also actively involved in working in a pair; and (4) it builds the teacher or the collaborator’s awareness that there are many varied ways which can be used in teaching learning English. Besides, the weaknesses are: (1) the students have to spend a long time to complete every step of writing process in the classroom; (2) the condition of the class is noisy; and (3) sometimes the pair has different opinions or arguments in developing paragraphs so it can make a difficult working situation or poor finished product.
Based on the results of the research, it can be concluded that the use of the collaborative writing technique improves the students’ writing ability. Therefore, it is recommended that teachers apply collaborative writing technique in teaching writing.

Keyword: Collaborative writing technique, descriptive texts, writing ability