Hubungan Pengetahuan dan Motivasi dengan Kepatuhan Pelaksanaan Diet Pasien Diabetes Mellitus

Heru Wahyudi, S540809109, 2011. Hubungan Pengetahuan dan Motivasi dengan Kepatuhan Pelaksanaan Diet Pasien Diabetes Mellitus. Komisi Pembimbing I Prof.Dr.H.A.A. Subiyanto,MS Komisi Pembimbing II. Dr.Nunuk Suryani,M.Pd (Tesis. Pascasarjana Program Magister Kedokteran Keluarga , Minat utama Pendidikan Profesi Kesehatan. Universitas Sebelas Maret Surakarta ).

Latar Belakang : Pengobatan obat hiperglikemia oral dan diet yang benar maka, kadar gula darah dapat dikendalikan untuk itu dibutuhkan kepatuhan pasien untuk menjalankan dietnya. Kepatuhan tergantung dari beberapa faktor termasuk motivasi orang, dan pengetahuan yang akan menuntun orang bertindak dengan benar.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang diet dan motivasi melaksanakan diet dengan kepatuhan pelaksanaan diet pada penderita diabetes mellitus .
Metode : Penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh pasien di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Nganjuk berjumlah 688 orang. Pengambilan sampel dengan tehnik aksidental sampling, didapatkan 253 responden. Pengumpulan data dengan angket menggunakan kuesioner.. Hasilnya dianalisis secara diskriptif dan analitik menggunakan uji korelasi product moment dan regresi ganda.
Hasil : analisa diskriptif diperoleh hasil frekuensi responden yang mempunyai pengetahuan tentang diet DM dengan kategori cukup sebanyak 111 responden (43,87%),untuk motivasi melaksanakan diet DM dengan kategori cukup sebanyak 177 responden (69,96%) dan kepatuhan pelaksanaan diet DM dengan kategori kurang sebanyak 124 responden (49%). uji statistic product moment menunjukkan ada hubungan positif antara pengetahuan tentang diet dengan kepatuhan pelaksanaan diet pada penderita diabetes mellitus dengan nilai p<0,001 dan pearson correlation sebesar 0,239 dan ada hubungan positif antara pengetahuan tentang diet dengan kepatuhan pelaksanaan diet pada penderita diabetes mellitus dengan nilai p<0,001 dan pearson correlation sebesar 0,239. Dengan menggunakan uji regresi linier ganda didapatkan hubungan positif dan secara statistik signifikan antara pengetahuan dan kepatuhan pelaksanaan diet DM, setelah mengontrol pengaruh motivasi. Setiap peningkatan satu poin skor pengetahuan meningkatkan skor kepatuhan sebesar 0.18 (b=0.18; CI95% 0.05 hingga 0.31). Selanjutnya terdapat hubungan positif dan secara statistik signifikan antara motivasi dan kepatuhan pelaksanaan diet DM, setelah mengontrol pengaruh pengetahuan. Setiap peningkatan satu poin skor motivasi meningkatkan skor kepatuhan sebesar 0.1 (b=0.1; CI95% 0.06 hingga 0.15).
Kesimpulan : Ada hubungan antara pengetahuan tentang diet dan motivasi melaksanakan diet dengan kepatuhan pelaksanaan diet pada penderita diabetes mellitus.

Kata kunci : Pengetahuan tentang diet, Motivasi melaksanakan diet,Kepatuhan pelaksanaan diet

Heru Wahyudi, S540809109, 2011. The Correlation among Knowledge and Motivation and the Obedience of Diabetes Mellitus Patients on Taking the Diet. The Commission of Advisor I Prof. Dr. H. A.A. Subiyanto, MS, the Commission of Advisor II Dr. Nunuk Suryani, M.Pd. (A Thesis. Graduate Program of Master on Family Medical, with the main concentration on the Education of Health Profession. University of Sebelas Maret Surakarta).

The Background: the treatment of oral hyperglycemia and the proper diet causes the level of glucose can be controlled. To do so, the patient’s obedience to take his diet is necessary. The obedience depends on some factors including one’s motivation and their knowledge which leads people to act well.
The Purpose: to investigate the correlation among knowledge of diet, motivation to take diet and the obedience to take the diet of the Diabetes Mellitus Patients.
The Method: this is an analytical observational study with cross sectional approach. The population of the study is all patients in internist polyclinic in the local general hospital in Nganjuk of which number is 688. The technique of sampling used is accidental sampling and hence 253 patients are taken as respondents. The data collecting technique is questionnaire. The technique of data analysis is descriptive and analytic by applying Product Moment Correlation and double regression.
The Findings: based on the descriptive analysis, the patients with adequate knowledge on Diabetes Mellitus diet are 111 respondents (43.87%), patients with adequate motivation to take Diabetes Mellitus diet are 177 respondents (69.96%) and patients with low obedience to take Diabetes Mellitus diet are 124 respondents (49%). The result of statistical Product Moment test shows theer is a positive correlation between the knowledge of diet with the obedience to take diet on the Diabetes Mellitus patients with the value of p<0.001and the pearson correlation is 0.239 and there is a positive correlation between the knowledge of diet and the obedience to take diet of Diabetes Mellitus patients with the value of p<0.000. The result of the double linier regression test shows a positive correlation and statistically significant between knowledge and the obedience to take Diabetes Mellitus diet after controlling the influence of motivation. Each one point score increase of knowledge increases the score of obedience as much of 0.18 (b=0.18; CI95% 0.05 up to 0.31). Furthermore, there is a positive correlation and statistically significant between motivation and the obedience to take Diabetes Mellitus diet after controlling the influence of knowledge. Each one point score increase of motivation increases the score of obedience as much of 0.1 (b=0.1; CI95% 0.06 up to 0.15).
Conclusion: there is a correlation among the knowledge of diet, the motivation to take the diet and the obedience to take diet of Diabetes Mellitus patients.

Keywords: knowledge of diet, motivation to take diet, the obedience to take diet.