PerbedaanPengaruh Program Latihan Berbeban dan Plyometric Terhadap Peningkatan Kime Atlet Karate Dalam Bermain Kata Ditinjau Dari Kekuatan Otot Tungkai

ABSTRAK

DANARDONO. A. 120907002. PerbedaanPengaruh Program Latihan Berbeban dan Plyometric Terhadap Peningkatan Kime Atlet Karate Dalam Bermain Kata Ditinjau Dari Kekuatan Otot Tungkai. Tesis. Surakarta. Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta, Agustus 2011.Pembimbing I: Prof. Dr. Sugiyanto. Pembimbing II: Prof. Dr. MuchsinDoewes, dr.AIFO.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:(1) perbedaan pengaruh antara program latihan berbeban dan plyometricterhadap peningkatan kime atlet karate dalam bermain kata, (2) perbedaan peningkatan kime atlet karate dalam bermain kataantara atlet yang memiliki kekuatan otot tungkai tinggi, sedang dan rendah, (3) pengaruh interaksi antara program latihan dan kekuatan otot tungkai terhadap peningkatan kime atlet karate dalam bermain kata.
Penelitian ini menggunakan metode ekperimen dengan rancangan faktorial 2x 3. Populasi dalam penelitian ini adalahatlet karate di Unit Kegiatan Mahasiswa Karate INKAI Universitas Negeri Yogyakarta. Teknik sampling yang digunakan adalahpurposive random sampling, besarnya sampel yang diambil yaitu sebanyak 30 atlet.Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan ANAVA. Sebelum diuji dengan ANAVA, terlebih dulu menggunakan uji prasyarat analisis data dengan uji normalitas sampel (Uji Lilliefors dengan α = 0,05 %) dan Uji homogenitas varians (Uji Bartlett dengan α = 0,05 %).
Berdasarkanhasilpenelitiandapatdisimpulkansebagai berikut: (1) ada perbedaan pengaruh antara program latihan berbeban dan plyometricterhadap peningkatan kime atlet karate dalam bermain kata. Pengaruh program latihan berbeban lebihbaikdaripada program latihanplyometric, (2) ada perbedaan peningkatan kime atlet karate dalam bermain kataantara atlet yang memiliki kekuatan otot tungkai tinggi, sedang dan rendah.Peningkatankime atlet karate dalam bermain katapada atlet yang memiliki kekuatan otot tungkai rendah lebih baik dari pada yang memiliki kekuatan otot tungkai tinggi, atlet yang memiliki kekuatan otot tungkai tinggi lebih baik dari pada yang memiliki kekuatan otot tungkai sedang, (3) terdapat pengaruh interaksi antara program latihan dan kekuatan otot tungkai terhadap peningkatan kime atlet karate dalam bermain kata.Atlet yang memiliki kekuatan otot tungkai rendah lebih cocok jika diberikan program latihan berbeban.Atlet yang memiliki kekuatan otot tungkai sedang lebih cocok jika diberikan program latihan plyometric.Sedangkanatletyang memiliki kekuatan otot tungkai tinggi lebih cocok jika diberikan metode latihanberbeban.
Kata Kunci: Latihan Berbeban,Latihan Plyometric, Kekuatan Otot Tungkai, Karate.

ABSTRACT

DANARDONO. A. 120907002. The Difference Effect of Plyometric and Weight Training Program OnIncreased Kime Karate Athlete In Playing Kata Judging from Leg Muscle Strength. Thesis. Surakarta. Postgraduate Program of Surakarta Sebelas Maret University, August 2011.Consultant I: Prof. Dr. Sugiyanto. Consultant II: Prof. Dr. MuchsinDoewes, dr. AIFO.

This research aims to find out: (1) Difference between the effect of plyometrics and weight training program on increased kime karate athlete in playing kata, (2) the difference ofincreased kime karate athlete in playing katabetween the athletes with high, medium and low leg muscle strength, (3) the interaction effect between training program with leg muscle strength on increased kime karate athlete in playing kata.

This research employed an experimental method with 2 x 3 factorial design. The population of the research inthe study were thekarateathletesinthe Student Activity Unit Karate INKAIof Yogyakarta State University.The sampling technique was purposive random sampling. ANOVA was used to analyzing data, the data analysis prerequisite test was done using the sample normality test (Lilliefors test with α = 0.05%) and variance homogeneity test (Bartlett test with α = 0.05%).

Based on the result of the analysis, conclusions are drawn as follows: (1) There was difference between the effect of plyometrics and weight trainingprogram on increased kime karate athlete in playing kata. The effect of weight training program is better than theplyometric training program,(2) there was difference of increased kime karate athlete in playing katabetween the athletes with high,medium and lowleg muscle strength. The effect of increased kime karate athlete in playing katabetween the athletes with low leg muscle strength this better than the one with highleg muscle strength, the athletes with highleg muscle strength is better than the one with mediumleg muscle strength, (3) therewas interaction effect between training programwith leg muscle strengthon increased kime karate athlete in playing kata. The athletes with lowleg muscle strengthhas according if it is weight trainingprogram. Theathletes with medium leg muscle strength has according if it is plyometric trainingprogram. While the athletes with highleg muscle strength has according if it is weight training program.

Keywords: Weight Training,Plyometrics Training, Leg Muscle Strength, Karate