Pembelajaran IPS (Sejarah) Dengan Metode Karyawisata Pada Upacara Tradisi Sekaten (Studi Kasus Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Sejarah Islamisasi Dengan Metode Karyawisata Di SMP Negeri Kabupaten Sukoharjo)

ABSTRAK

Suparti. S 860809034. 2012. Pembelajaran IPS (Sejarah) Dengan Metode Karyawisata Pada Upacara Tradisi Sekaten (Studi Kasus Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Sejarah Islamisasi Dengan Metode Karyawisata Di SMP Negeri Kabupaten Sukoharjo). Komisi Pembimbing I: dr. Hermanu Jubagio, M.Pd. Pembimbing II: Dra. Sariyatun, M.Pd. Tesis. Surakarta : Program Studi Pendidikan Sejarah, Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret.

Tujuan Penelitian ini untuk mengungkap masalah pokok yaitu : (1) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran IPS (Sejarah) tentang islamisasi dengan metode karyawisata ke upacara tradisi sekaten; (2) Mengapa metode karyawisata ke upacara tradisi sekaten dipilih untuk pembelajaran IPS (Sejarah) tentang islamisasi, dan (3) Kendala apa saja yang dihadapi guru dalam pembelajaran IPS (Sejarah) tentang islamisasi dengan metode karyawisata ke upacara tradisi sekaten.

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Gatak dan SMP Negeri 1 Kartasura Kabupaten Sukoharjo, selama 2 bulan tahun pembelajaran 2010/2011. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dalam bentuk studi kasus tunggal terpancang. Teknik cuplikan ‘purposive sampling’ digunakan untuk menentukan informan yang paling memahami dan melaksanakan karyawisata sebagai metode pembelajaran IPS (Sejarah). Pengambilan data ditempuh dengan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Validitas data dilakukan dengan cara trianggulasi sumber dan trianggulasi metode, sehingga diperoleh data yang dapat dipertanggungjawabkan kesahihannya. Analisis data yang digunakan analisis interaktif, yaitu interaksi antara pengumpulan data dengan reduksi data, sajian data dan verifikasi.

Kesimpulan: (1) Karyawisata ke upacara tradisi sekaten dapat dipilih sebagai metode pembelajaran IPS (Sejarah). Metode itu merupakan metode yang dapat mengurangi dominasi guru dalam proses pembelajaran; (2) Karyawisata ditetapkan sebagai metode pembelajaran IPS (Sejarah) tentang islamisasi karena guru memiliki persepsi positif terhadap metode tersebut, adanya tujuan pembelajaran yang hendak dicapai melalui metode tersebut, dan adanya upacara tradisi sekaten yang dapat dikunjungi sebagai sumber belajar guna mengenal sejarah lokal; (3) Bentuk pelaksanaan karyawisata antara sekolah yang satu dengan yang lain berbeda, namun demikian karyawisata tetap dilakukan dalam tiga tahap yakni adanya tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap tindak lanjut., dan (4) Dengan melaksanakan karyawisata, peserta didik dapat meningkat minat dan motivasi belajar IPS (Sejarah)nya, dapat memperoleh pengalaman nyata, dan dapat mengenal sejarah lokal yang berupa upacara tradisi sekaten, sehingga peserta didik menyadari makna belajar sejarah yang sebenarnya.

Kata kunci : pembelajaran IPS (Sejarah), karyawisata, upacara tradisi sekaten

ABSTRACT

Suparti. S 860809034. 2012. The instructional Process of Social Subject (History) through the Method of Study Tour in Sekaten Traditional Ceremony (A Study Case about the Aplication of the instructional proces of Islamic History through the Method of Study Tour in SMP Negeri 2 Gatak, Sukoharjo). First consultant : dr. Hermanu Jubagio, M.Pd. Second consultant: Dra. Sariyatun, M.Pd. A Thesis. Surakarta. History Department, Post Graduate Program, Sebelas Maret University.
The aim of the research is to answer the main problems, they are : (1) How is the instructional proces of Social Subject (History) about Islamic History through Study Tour to Sekaten Traditional Ceremony applied?; (2) Why is the method of Study Tour to Sekaten Traditional Ceremony chosen as a method to teach Islamic history, and (3) What are the problems that faced by social subject teacher in teaching islamic history through Study tour method to Sekaten tradioinal ceremony?
The research took place in SMP N 2 Gatak and SMP N 2 Kartasura which lasted for 2 months in the academic year 2010/ 2011. The research is a single study case descriptive kualitative research. Random purposive sampling is used to determine the samples who understand and apply the method in teaching Social subject (history). The data are collected through interview, observation, data analysis. The data validity is done through source triangulation and methodology triangulation so the data taken can be proven. The data analysis that is used is interactive analysis. It is an interaction between the collecting of the data and data reduction, data and verification.
It can be concluded that the Study tour to Sekaten Traditional Ceremony is one of methods to teach social subject (history). This method can decrease the teacher’s domination in the process of learning. Study tour is chosen as a metod to teach social subject (history) about Islamic history because the teacher’s positive perpective to the method, the instructional abjectives achieved, and the existence of Sekaten Traditional Ceremony that helps the students to know more about local history. The implementation of Study Tour in one school is different from the other schools. However, there are some steps in appliying study tour, they are: preparation, implementation, and feed back. Through applying study tour, the students are able to increase their interest and motivation in learning Social subject, have learning experience, and know more about sekaten traditional ceremony. Therefore, the students are really aware of the meaning of learning.

Key of word : The instructional Process of Social Subject (History), Study Tour, Sekaten Traditional Ceremony