Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Dalam Pencegahan Seks Pranikah

ABSTRAK

Suyati. S541102091. 2012. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Dalam Pencegahan Seks Pranikah. Tesis: Komisi Pembimbing I: Dr. Nunuk Suryani, M.Pd. Pembimbing II: P. Murdani K, dr, MHPEd. Pascasarjana Program Studi Magister Kedokteran Keluarga Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Latar Belakang: Pendidikan seks sejak dini akan menghindari kehamilan diluar pernikahan saat anak -anak tumbuh menjadi remaja dan saat dewasa kelak. Tidak perlu tabu membicarakan seks dalam keluarga, karena anak perlu mendapatkan informasi yang tepat dari orang tuanya bukan dari orang lain tentang seks. Remaja Indonesia masih minim mendapatkan pengetahuan tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi, karena untuk penyampaian informasi mengenai hal itu masih dianggap tabu.
Tujuan penelitian: 1) Menganalisi perbedaan antara kelompok siswa yang mendapat pendidikan kesehatan reproduksi dengan yang tidak mendapat pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan dalam pencegahan seks pra nikah 2) Menganalisi perbedaan antara kelompok siswa yang mendapat pendidikan kesehatan reproduksi dengan yang tidak mendapat pendidikan kesehatan reproduksi terhadap sikap dalam pencegahan seks pra nikah.
Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah experimental dengan rancangan Rancangan Postest (Postest Only Control Group Design). Populasi penelitian adalah siswa SMA PGRI Sragen kelas II dengan jumlah 117 siswi. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 70 siswi. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji independent sample t test.
Hasil Penelitian: Hasil dapat diperoleh bahwa: 1). Ada perbedaan pengetahuan remaja antara kelompok perlakuan dengan kelompok control tentang seks pra nikah yang ditunjukkan dengan harga t hitung sebesar 2.053 dengan nilai signifikansi sebesar 0,044 (p < 0,05). 2). Ada perbedaan sikap remaja antara kelompok perlakuan dengan kelompok control dalam kesiapan menghadapi seks pra nikah, yang ditunjukkan oleh harga t hitung sebesar 2.168 dengan nilai signifikansi sebesar 0,034 (p < 0,05).
Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan 1) Ada perbedaan pengetahuan antara kelompok siswa yang mendapat pendidikan kesehatan reproduksi dengan yang tidak mendapat pendidikan kesehatan reproduksi dalam pencegahan seks pra nikah. 2) Ada perbedaan sikap antara kelompok siswa yang mendapat pendidikan kesehatan reproduksi dengan yang tidak mendapat pendidikan kesehatan reproduksi dalam pencegahan seks pra nikah.

Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Seks Pra Nikah, Pengetahuan, dan Sikap.

ABSTRACT

Suyati. S541102091. 2012. The Influence of Reproductive Health Education toward Knowledge and Attitudes in the Prevention of premarital sex. Advisor I: Dr. Nunuk Suryani, M.Pd. Advisor II: P. Murdani K, dr, MHPEd. Thesis. Surakarta, Magister of Family Medicine department, Graduate Program, Sebelas Maret University.

Background: Early Sex education will prevent pregnancy which is out of marriage when the children grow into adolescence and adulthood in the future. It’s not taboo to talk about sex in family, because children need to get the right information from their parents rather than other people about sex. Indonesian teenagers still gain minimum knowledge about sexuality and reproductive health, because delivering information about it is still considered as taboo.

The purpose of the research: 1) to analyze the differences between group of students who receive reproductive health education with group of students who do not receive reproductive health education on the knowledge in the prevention of pre-marital sex 2) to analyze the differences between group of students who receive reproductive health education with group of students who do not receive reproductive health education on the attitudes in the prevention of pre-marital sex.

The Research method: Types of research used in this study is experimental with Postest Design (Postest Only Control Group Design). The population of this study is second grade students of SMA PGRI Sragen by the number of 117 students. Sampling technique is conducted with cluster random sampling. The total number of samples used in this research are 70 female students. Analysis tools used in this research is independent sample t test.

Research Results: The results can be obtained that: 1). There is a difference in knowledge about pre-marital sex between treatment group with control group which is showed by t count rates of 2.053 with a significance value of 0,044 (p <0.05). 2).There is a difference in the attitude of readiness in facing pre-marital sex between the treatment group with the control group in the readiness of facing pre-marital sex, which is indicated by t count rates for 2.168 with a significance value of 0,034 (p <0.05).

Conclusion: Based on the result of this research, it can be concluded that 1) There is a difference knowledge between group of students who received reproductive health education with group of students who did not receive reproductive health education of pre-marital sex prevention. 2) There is a difference attitude between group of students who received reproductive health education with group of students who did not receive reproductive health education of pre-marital sex prevention.

Keywords: Health Education, Pre-Marriage Sex, Knowledge, and Attitudes.