Pembelajaran Biologi Menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan Keterampilan Proses Sains untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Motivasi Belajar. ( Penelitian Tindakan Kelas pada Mahasiswa Pendidikan Biologi Semester II Tahun Akademik 2011/2012 pada Mata Kuliah Pengetahuan Lingkungan di FKIP Universitas Tanjungpura Pontianak)

ABSTRAK

Yokhebed. S831102060. 2012. Pembelajaran Biologi Menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan Keterampilan Proses Sains untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Motivasi Belajar. ( Penelitian Tindakan Kelas pada Mahasiswa Pendidikan Biologi Semester II Tahun Akademik 2011/2012 pada Mata Kuliah Pengetahuan Lingkungan di FKIP Universitas Tanjungpura Pontianak). Komisi Pembimbing I: Dr. Suciati Sudarisman, M.Pd. Pembimbing II: Prof. Dr. Widha Sunarno, M.Pd. Tesis. Program Studi Pendidikan Sains, Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Pembelajaran Biologi mengembangkan proses pembelajaran sesuai dengan hakikat sains yaitu, produk, proses dan sikap. Motivasi belajar perlu diperhatikan dalam proses pembelajaran. Hasil observasi awal diperoleh hasil belajar belum memenuhi ketercapaian minimum 75%, pada ranah kognitif mahasiswa yang lulus hanya 26,31%. Rata-rata nilai pada ranah afektif sebesar 31,08. Rata-rata nilai pada ranah psikomotor sebesar 52,81. Kemampuan memecahkan masalah serta motivasi belajar mahasiswa rendah. Pada proses pembelajaran belum dibantu dengan isu-isu lingkungan. Oleh karenanya diperlukan model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar. Model pembelajaran yang dipilih adalah model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan keterampilan proses sains. Penelitian ini bertujuan membuat rancangan dan mengimplementasikan model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan keterampilan proses, dan mengetahui sejauhmana model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan keterampilan proses sains meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar.
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam 3 siklus. Masing-masing siklus terdiri atas empat tahapan yaitu, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, tes.
Hasil belajar ranah kognitif, afektif dan psikomotor mengalami peningkatan. Pada ranah kognitif jumlah mahasiswa yang lulus siklus I,II,III( 68,42%; 89,47%; 94,73%). Pada ranah afektif rata-rata nilai pada siklus I,II,III (75,20; 82,6; 87,42). Pada ranah psikomotor rata-rata nilai siklus I,II,III(58,10; 61,62; 78,38). Mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi siklus I,II,III (63,15%; 68,42%;79%). Dengan demikian disimpulkan dapat dibuat rancangan model pembelajaran berbasis masalah dengan keterampilan proses sains, model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan keterampilan proses sains dapat diterapkan pada mahasiswa pendidikan biologi semester II mata kuliah Pengetahuan Lingkungan, dan dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar mahasiswa pendidikan Biologi FKIP UNTAN semester II pada mata kuliah Pengetahuan Lingkungan Tahun Akademik 2011/2012.

Kata kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah, Pendekatan Keterampilan Proses Sains, Hasil Belajar, Motivasi Belajar, Penelitian Tindakan Kelas.

ABSTRACT

Yokhebed. S831102060. 2012. Biology Learning Using Problem-Based Learning Model with Science Process Skill Approach to Improve the Learning Achievement and Motivation. (Classroom Action Research of The Second Semester Students of Biology Education of FKIP UNTAN In Environmental Knowledge Course in the Academic Year of 2011/2012). First Consultant: Dr. Suciati Sudarisman, M.Pd., Second Consultant: Prof. Dr. H. Widha Sunarno, M.Pd. Thesis. Science Education Study Program, Postgraduate Program of Surakarta Sebelas Maret University.

Biology learning developed learning process corresponding to the essence of science namely product, process and attitude. Learning motivation should be taken into account in learning process. The result of initial observation showed that the learning achievement had not met minimum achievement of 75%, in cognitive domain student which passed only 26,31%. In affective domain, the mean value 52,81. In psychomotor domain, the mean value 31,08. The problem solving competency and the learning motivation were low. The learning process had not have helped the issues environment. For that reason, a learning model was needed that could improve learning achievement and motivation. The learning model selected was problem-based learning model with science process skill approach. This research aims to design and to implement the problem-based learning model with science process skill approach, and to find out the extent to which the problem-based learning model with science process skill approach could improve learning achievement and motivation.
This study was a Classroom Action Research (CAR). The research was carried out in 3 cycles. Each cycle consisted of four stages: planning, acting, observing, and reflecting. Techniques of collecting data used were observation, questionnaire, and test.
In cognitive, affective, and psychomotor domain learning achievement improved. In cognitive domain the proportion of students passed in cycle I,II,III (68.42%; 89.47%; 94.73%). In affective domain, the mean value in cycle I,II,III (75,20; 82.6; 87.42). In psychomotor domain, the mean value in cycle I,II,III (58.10; 61.62; 78.38). The proportion of high motivated students in cycle I,II,III (63.15%; 68.42%; 79%). Thus, it could be concluded that a problem-based learning model could be made with science process skill, problem-based learning model with science process skill approach could be applied to the second semester of biology education students in Environmental Knowledge course and could improve the learning achievement and motivation of the second semester students of Biology Education of FKIP UNTAN in Environmental Knowledge course in the Academic Year of 2011/2012.

Keywords: Problem-Based Learning, Science Process Skill Approach, Learning Achievement, Learning Motivation, Classroom Action Research.