Pendekatan Feminisme dan Nilai Pendidikan, Novel Air Mata Terakhir Bunda Karya Kirana Kejora

ABSTRAK

Martinah, S 841108014, 2012, Pendekatan Feminisme dan Nilai Pendidikan, Novel Air Mata Terakhir Bunda Karya Kirana Kejora, TESIS. Pembimbing I Prof.Dr. Y.Slamet, M.Pd, II: Prof. Dr. Retno Winarni, M.Pd. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan dan menjelaskan: (1) Perjuangan perempuan dalam membela ketidakadilan gender dalam novel Air Mata Terkhir Bunda karya Kirana Kejora; (2) Keadaan sosial masyarakat yang terdapat dalam novel Air Mata Terkhir Bunda karya Kirana Kejora, dan (3) Nilai-nilai pendidikan yang ada dalam novel Air Mata Terkhir Bunda karya Kirana Kejora. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis konten.
Hasil penelitian novel ini adalah sebagai berikut: (1) Perjuangan perempuan dalam membela ketidakadilan gender dalam novel Air Mata Terkhir Bunda karya Kirana Kejora, yaitu tokoh ibu yang bernama Sriyani, sangat menderita setelah suami meninggalkan dia dengan kedua anaknya. Suaminya suka mabuk, judi dan foya-foya dengan perempuan lain, serta menelantarkan kedua anaknya. Sriyani seorang ibu yang berhati baja, berjuang menghidupi kedua anaknya dengan berjualan lontong kupang serta menjadi buruh cuci dan seterika. Keperkasaan wanita itulah yang menjadi ratu di singgasana hati sang anak. Wanita yang dengan keserhanaannya mampu berjuang tanpa batas, untuk anak-anaknya yang harus diantarkannya ke gerbang perbaikan kualitas hidup.
(2) Keadaan sosial masyarakat yang tergambar dalam novel Air Mata Terakhir Bunda karya Kirana Kejora adalah di Desa Renokenongo, Porong Sidoarjo Jatim, yang terkena bencana lumpur lapindo yang belum terselasaikan sampai kini. Makam ibunya telah tiada, desanya sudah menjadi sejarah. Setelah dewasa Delta hidup sukses di Jakarta, maka dia lalu memboyong pak Warno dan Yuk Ginah tetangganya yang tidak mampu ke Jakarta, agar mereka juga bisa merasakan kebahagiaan yang dirasakan Delta.
(3) Nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam novel adalah (a) nilai religius yaitu hidup dalam keterbatasan, bahkan di garis kemiskinan, namun dia percaya bahwa anak-anaknya adalah buah cintanya dengan Allah, buat menguatkan langkah untuk terus maju. (b) Nilai moral yaitu, ibu menanamkan nilai moral, kejujuran, dan sportivitas kepada anak-anaknya sejak dini, agar kelak menjadi manusia dewasa yang berbudi pekerti luhur dan bermartabat. (c) Nilai sosial yaitu, Delta menolong pak Warno dan Yuk Ginah tetangganya yang tidak mampu, dengan diboyong mereka ke Jakarta untuk hidup dalam satu keluarga. (d) Nilai Estetis / keindahan adalah Delta membanggakan ibunya, bahkan dia sangat mendewakan dan menyebut tuhan kecil dalam hidupnya.

Kata kunci: “Kajian feminisme dan Nilai Pendidikan Novel Air mata Terakhir Bunda karya Kirana Kejora”.

ABSTRACT

Martinah, S 841108014, 2012, “Novel Last Tear of Mother Masterpiece Kirana Kejora, Study Feminism and Value Education,” THESIS. Supervisor I: Prof. Dr. Y. Slamet, M.Pd, II: Prof. Dr. Retno Winarni, M.Pd. Program Study Education of Indonesian post-graduate Program of Sebelas Maret University Surakarta.

This research to diskription and explain: ( 1) Struggle woman in advocating injustice of gender in Tear The last of Mother, Kirana Kejora masterpiece novel; ( 2) social Situation of society which there are in Tear the last, Kirana Kejora masterpiece novel, and (3) existing Values education in Last Tear novel of Mother Masterpiece Kirana Kejora.

Result of research of this novel shall be as follows: ( 1) Struggle woman in advocating injustice of gender in Tear The last of Mother, Kirana kejora masterpiece novel, that is so called mother figure of Sriyani, very suffering after husband leave him both its child. Its husband like to get drunk, gambler,and happy go lucky with other woman, [both/ second] and also its child. Sriyani a mother which is have steel liver to, struggling both of its child with mussel to sel lontong kupang and also become labour clean and flatiron. Strong and heroic of woman that’s becoming queen in liver throne of[is the child. Woman which with its [his/its] can struggle infinitely, for its childs which must sent of to repair spandrel of[is quality of life.

( 2) social Situation of society which is drawn in Last Tear novel of Mother Masterpiece Kirana Kejora is in Countryside Renokenongo, Porong Sidoarjo Jatim, hit by is lapindo mud disaster which not yet ending up this moment until now. its Mother mausoleum have the no, its countryside have become history. After successful Delta life adult [in] Jakarta, hence last him mister Warno package and its Yuk Ginah neighbour which unable to Jakarta, [so that/ to be] them also can feel felt by bliss Delta.

( 3) Values education which implied in novel is ( a) religion value that is living in limitation, even in poorness line, but he/she believe that its childs [is] its love fruit with Allah, make to strengthen step to continue to go forward. (b) Assess moral that is, mother inculcate moral value, sincerity, and sportivitas to its childs early on, [so that/ to be] later become kind hearted adult human being [of] prestigious and august ethic. (c) social Value that is, Delta help Warno package and its Yuk Ginah neighbour which unable to, brought they are to Jakarta to live in one family. (d) Aesthetic Value / beauty [of] is proud Delta of its mother, even he/she very deifying and mentioning small the infinite in life.

Keywords : “Novel Last Tear of Mother Masterpiece Kirana Kejora, Study Feminism and Value Education.”