Penerapan Model Sinektik dan Media Film Animasi untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Narasi pada Siswa Kelas V SD Negeri 2 Pulutan Wetan Wuryantoro Wonogiri Tahun Ajaran 2012/2013

ABSTRAK

Miranti Sudarmaji. NIM: S841108015. 2012. Penerapan Model Sinektik dan Media Film Animasi untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Narasi pada Siswa Kelas V SD Negeri 2 Pulutan Wetan Wuryantoro Wonogiri Tahun Ajaran 2012/2013. TESIS. Pembimbing I: Prof. Dr. Sarwiji Suwandi, M. Pd, II: Prof. Dr. St. Y. Slamet, M. Pd. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan kualitas proses dan kualitas hasil pembelajaran menulis narasi dengan menerapkan model sinektik dan media film animasi pada siswa kelas V SD Negeri 2 Pulutan Wetan.
Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V SD Negeri 2 Pulutan Wetan. Objek penelitian adalah penggunaan model sinektik dan media film animasi sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis narasi pada siswa. Sumber data meliputi tempat dan proses pembelajaran, informan, dan dokumen. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumen, angket, dan tes. Uji validitas data triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Teknik analisis data dengan analisis kritis dan diskriptif komparatif.
Penerapan model sinektik dan media film animasi dalam penelitian ini mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis narasi ditandai meningkatnya kedisiplinan, motivasi, dan keaktifan siswa dalam pembelajaran menulis narasi. Penelitian ini juga menunjukkan penerapan model sinektik dan media film animasi dapat meningkatkan hasil pembelajaran menulis narasi pada siswa. Hal ini dapat dilihat dari uji pratindakan persentase ketuntatasan 25% nilai rata-rata 61,69. Pada siklus I siswa persentase ketuntasan siswa meningkat menjadi 69% nilai rata-rata kelas 66,25. Pada siklus II persentase ketuntasan 94% dengan nilai rata-rata kelas 71,19. Peningkatan ini telah mencapai ketuntasan klasikal secara kualitas hasil namun kualitas prosesnya belum mencapai 75%. Dengan demikian, apresiasi menulis narasi dilanjutkan pada siklus III. Setelah dilakukan uji kompetensi siklus III, persentase ketuntasan mencapai 100% dengan nilia rata-rata 73,90. Pada siklus III ini pencapaian nilai baik secara kualitas proses maupun hasil telah mencapai ketuntasan yang lebih dari 75%. Selanjutnya, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menulis narasi dengan model sinektik dan media film animasi dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran menulis narasi.

Kata kunci: menulis narasi, sinektik, film animasi

ABSTRACT

Miranti Sudarmaji. NIM: S841108015. 2012. The Application of Synectic Model and Animation Movie Media to Improve the Narrative Writing Ability for Student Class V SD Negeri 2 Pulutan Wetan Wuryantoro Wonogiri in The School Year 2012/2013. THESIS. First Counselor: Prof. Dr. Sarwiji Suwandi, M.Pd, Second Counselor: Prof. Dr. St. Y. Slamet, M.Pd. Indonesian Language Education Study Program, Postgraduate Program, Surakarta Sebelas Maret University.

This classroom action research aims to improve the quality and the quality of narrative writing learning outcome by applying synectic model and animation movie media in the V graders of SD Negeri 2 Pulutan Wetan.
The subjects of research were teacher and students in the V grade of SD Negeri 2 Pulutan Wetan. The object of research was the use of synectic model and animation movie media as the attempt of improving the students’ narrative ability. The data source included place and learning, process, informant, and document. Techniques of collecting data used observation, interview, document, questionnaire, and test. The data was validated triangulation technique and source triangulations. Techniques of analyzing data used were critical analysis and descriptive comparative.
The result of research showed that the application of synectic model and animation movie media could improve the quality of narrative writing learning process characterized by the improvement of student discipline, students, and student activeness in narrative writing learning. This study also showed that the application of synectic model and animation movie media could improve the narrative writing learning achievement. It could be seen from the pre-cycle, four students (25%) obtained score higher than KKM with the mean score of 61.69. In cycle I, 11 students (69%) obtained score higher than KKM with the mean class score of 66. In cycle II, 15 students (94%) had achieved KKM with the mean class score 71.19. This increase had achieved classical passing from the outcome quality but the process quality had not achieved 75% yet. Thus, the appreciation of narrative writing was continued in cycle II. Having conducted competency test in cycle III, 16 students (100%) could achieve KKM with the mean score of 73.90. In this cycle, the score achievement, either in process or outcome qualities, had achieved more than 75% passing. Then, it could be concluded that the narrative writing learning using synectic and animation movie media could improve the narrative writing learning process and outcome quality.

Keywords: narrative writing, synectic, animation movie