PENGARUH MACAM PUPUK N DAN INOKULASI RHIZOBIUM TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH BINTIL AKAR EFEKTIF, PERTUMBUHAN TANAMAN, HASIL DAN KANDUNGAN PROTEIN BIJI KEDELAI (Glycine Max (L) Merrill

Surasa S 610907011 – 2009 Judul Tesis “PENGARUH MACAM PUPUK N DAN INOKULASI RHIZOBIUM TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH BINTIL AKAR EFEKTIF, PERTUMBUHAN TANAMAN, HASIL DAN KANDUNGAN PROTEIN BIJI KEDELAI (Glycine Max (L) Merrill)”.

Kedelai merupakan komoditas yang belum dapat dicukupi dari produksi dalam negeri, sehingga pemerimtah menggalakkan usaha peningkatan produksinya. Hasil produksi para petani umumnya rendah. Hal yang menyebabkan rendahnya tingkat hasil kedelai salah satunya adalah faktor biologis karena kedelai tidak responsive terhadap pupuk N (Urea). Usaha meningkatkan produksi kedelai antara lain dengan inokulasi Rhizobium, pemupukan dan pengapuran.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor yaitu macam pupuk N dan inokulasi Rhizobium. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh pemberian macam pupuk N, yaitu pupuk organik, pupuk Urea, pupuk ZA dan inokulasi Rhizobium terhadap jumlah bintil akar, pertumbuhan tanaman, hasil dan kandungan protein biji kedelai. Penelitian di lahan kering, jenis tanah latosol tekstur lempung berpasir kategori kurang subur. Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan UNS Desa Sukosari Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar, yang dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Juni 2009.
Hasil penelitian ini adalah bahwa pemberian macam pupuk N dan inokulasi Rhizobium berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah bintil akar efektif, (jumlah bintil akar efektif tertinggi pada tanaman tanpa pupuk N diinokulasi Rhizobium), pertumbuhan tanaman (tinggi tanaman, Jumlah buku subur, berat basah brangkasan, berat kering brangkasan) dan hasil kedelai (jumlah polong, produksi, berat 100 biji), tapi berpengaruh nyata terhadap kandungan protein dan kandungan N jaringan tanaman. Rerata jumlah bintil akar efektif tertinggi pada tanaman tanpa pupuk diinokulasi Rhizobium, tinggi tanaman tertinggi dijumpai pada pupuk ZA tanpa inokulasi Rhizobium, Jumlah buku subur tertinggi pada pupuk organik tanpa inokulasi, berat basah brangkasan tertinggi pada pupuk ZA tanpa inokulasi, berat kering brangkasan tertinggi pada pupuk ZA tanpa inokulasi, jumlah polong tertinggi pada pupuk organic diinokulasi, produksi tertingi pada pupuk Urea tanpa inokulasi, berat 100 biji tertinggi pada pupuk ZA tanpa inokulasi, kandungan protein tertinggi pada pupuk ZA diinokulasi dan kandungan N jaringan tanaman tertinggi dijumpai pada pupuk ZA diinokulasi Rhizobium.
Kata kunci : Kedelai, Macam pupuk N, Inokulasi Rhizobium, Protein, N Jaringan Tanaman