Manajemen Relationship Dalam Komunikasi Antarbudaya (Studi Kasus: Pembentukan, Pemeliharaan dan Dinamika Relationship dalam Komunikasi Antarbudaya Mahasiswa Sulawesi Tengah dan Mahasiswa Jawa di Yogyakarta)

ABSTRAK

DONAL ADRIAN, S231408042. 2016. Manajemen Relationship Dalam Komunikasi Antarbudaya (Studi Kasus: Pembentukan, Pemeliharaan dan Dinamika Relationship dalam Komunikasi Antarbudaya Mahasiswa Sulawesi Tengah dan Mahasiswa Jawa di Yogyakarta). TESIS. Pembimbing I: Dra. Prahastiwi Utari, M.Si., Ph.D. Pembimbing II: Drs. Y. Slamet, M.Sc., Ph.D. Program Studi Ilmu Komunikasi, Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen relationship yang dilakukan oleh mahasiswa Sulawesi Tengah terhadap mahasiswa Jawa di Yogyakarta. Dalam manajemen relationship tersebut terbagi atas tiga tahap yaitu pembentukan hubungan, pemeliharaan hubungan dan dinamika hubungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan sampel/informan menggunakan maximum varians sampling yang berjumlah 9 informan mahasiswa Sulawesi Tengah di Yogyakarta. Untuk teknik analisis data menggunakan tekni Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen relationship pertemanan antara mahasiswa Sulawesi Tengah dan mahasiswa Jawa di Yogyakarta terbagi dalam tiga tahap yaitu (1) tahap pembentukan hubungan (relationship). Mahasiswa Sulawesi Tengah bertindak sebagai komunikator sebelum dan setelah di Yogyakarta dengan menggunakan dua strategi yaitu : a) Strategi aktif ditandai dengan adanya perilaku mahasiswa Sulawesi Tengah dalam melakukan pencarian informasi dengan cara mempelajari perilaku suku Jawa pada keluarga/teman yang pernah melakukan kunjungan atau tinggal di Kota Yogyakarta. b) Strategi interaktif dilakukan dengan cara perkenalan diri yang kemudian ditandai dengan adanya saling menanyakan perilaku atau kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan terkait dengan budaya yang dimiliki. Pada tahap ke (2) yaitu tahap pemeliharaan hubungan (relationship) pertemanan. Sebagai komunikator mahasiswa Sulawesi Tengah melakukan penyesuaian budaya seperti berkomunikasi dengan menggunakan logat/dialek suku Jawa dan penyesuaian dengan cara kontrol emosi. Selain itu terdapat juga keterbukaan diri (self disclosure) dengan menceritakan topik-topik yang sama terkait dengan topik perkuliahan, percintaan, dan kondisi keluarga. Pada tahap yang terakhir yaitu tahap dinamika hubungan (relationship) pertemanan. Masalah yang sering terjadi antara mahasiswa Sulawesi tengah dan mahasiswa Jawa di Yogyakarta yaitu adanya kesalahpahaman pesan dan perbedaan persepsi. Oleh karena itu, digunakan komunikasi secara dialogis dengan cara melakukan permintaan maaf dan berdiskusi.

Kata Kunci: Komunikasi antarbudaya mahasiswa Sulawesi Tengah dan mahasiswa Jawa, Relationship, Komunikator

ABSTRACT

DONAL ADRIAN, S231408042. 2016. Management Relationship In Intercultural Communication (Case Study: Formation, Maintenance and Dynamics of Relationship in Intercultural Communication Students Central Sulawesi and Students Java in Yogyakarta). THESIS. Supervisor I: Dra. Prahastiwi Utari, M.Si., Ph.D. Supervisor II: Drs. Y. Slamet, M.Sc., Ph.D. Magister Communication Science, Postgraduate Program, Sebelas Maret University.

This research aims to describe and analyse relationship management performed by a student of Central Sulawesi java against student in Yogyakarta. In the management of the relationship is divided into three phases of the formation of relationship that is, the maintenance of relationships and the dynamics of the relationship. Research method used is qualitative with the approach of case study. The sample collection technique/informants variance use maximum sampling with 9 students informants Central Sulawesi in Yogyakarta. For data analysis technique using technique Miles and Huberman.
The result showed that the management of friendship relationship between students Central Sulawesi and students Java Yogyakarta divided into three stages namely (1) the formation of relationship. Students Central Sulawesi act as communicator before and after in Yogyakarta by using two strategies which a strategy: a) active characterized by the presence of behavior students central sulawesi in searching for information by means of studies the behavior the javanese ethnic for the / friend who have made visits or urban Yogyakarta. b) interactive strategy done by means of introducing a then characterized by the presence of mutual ask behavior done cultural owned. At the to (2) in the maintenance of relationship. As communicator students Central Sulawesi adapt culture as communicating by means of accents / dialect the javanese ethnic and adjustments through control of emotion. In addition there are also self disclosure to tell the same topics related to lecture topic, romance, and the family. At the last in the dynamics of the relationship. A problem which has happened between students Central Sulawesi and students Java Yogyakarta is the misunderstanding messages and different perceptions. Hence, used communication in dialogis by conducting an apology and discuss.

Keywords: intercultural communication between students Central Sulawesi and students Java, relationship, communicator