EFEKTIFITAS COMMUNICATION GAMES UNTUK MENGAJAR BERBICARA DITINJAU DARI KREATIFITAS SISWA (Penelitian Eksperimental Pada Siswa Kelas Delapan SMP Negeri 1 Madiun Tahun Ajaran 2012/2013)

ABSTRAK

Muhyiddin Aziz. S891008054. 2013. EFEKTIFITAS COMMUNICATION GAMES UNTUK MENGAJAR BERBICARA DITINJAU DARI KREATIFITAS SISWA (Penelitian Eksperimental Pada Siswa Kelas Delapan SMP Negeri 1 Madiun Tahun Ajaran 2012/2013). Fakultas Pendidikan Bahasa Inggris Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret. Pembimbing: (1) Dr. Ngadiso. M.Pd. ; (2) Dr. Abdul Asib. M.Pd. Thesis, Surakarta: Fakultas Pendidikan Bahasa Inggris Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret.

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) apakah Communication Games lebih efektif dari pada Audio-lingual Method untuk mengajar berbicara; (2) apakah siswa yang memiliki kreatifitas tinggi memiliki kemampuan berbicara lebih baik dibandingkan siswa yang memiliki kreatifitas rendah; dan (3) interaksi antara metode-metode mengajar dan kreatifitas siswa dalam mengajar berbicara.
Penelitian ini diadakan di SMP Negeri 1 Madiun tahun ajaran 2012/2013. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas delapan yang terdiri dari tujuh kelas. Sample dalam penelitian ini adalah kelas A dan kelas B. Sampel dalam penelitian ini ditentukan menggunakan Cluster Random Sampling. Kelas A menjadi kelompok experimental dan kelas B menjadi kelompok kontrol. Pada masing-masing kelas dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok siswa yang memiliki kreatifitas tinggi dan kelompok siswa yang memiliki kreatifitas rendah. Kelas A diajar menggunakan Communication Games dan kelas B diajar menggunakan Audio-lingual Method. Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan tes lisan dan tes kreatifitas. Setelah memperoleh data, peneliti menganalisa data tersebut berdasarkan tingkat normal dari distribusi sampel, dan homogenitas data tersebut. Kemudian, peneliti menggunakan uji Anova dan uji Tukey untuk menguji hipotesa penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Communication Games lebih efektif dari pada menggunakan Audio-lingual Method untuk mengajar berbicara bagi siswa kelas delapan SMP Negeri 1 Madiun tahun ajaran 2012/2013; (2) siswa yang memiliki kreatifitas tinggi mempunyai kemampuan berbicara lebih baik dari pada siswa yang memiliki kreatifitas rendah untuk siswa kelas delapan SMP Negeri 1 Madiun tahun ajaran 2012/2013; dan (3) terdapat interaksi antara metode pengajaran dan kreatifitas siswa dalam mengajar berbicara untuk siswa kelas delapan SMP Negeri 1 Madiun tahun ajaran 2012/2013.
Berdasarkan hasil penemuan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Communication Games lebih efektif dari pada menggunakan Audio-lingual Method untuk mengajar berbicara bagi siswa sekolah menengah pertama kelas delapan. Dalam penelitian ini juga terdapat interaksi antara metode pengajaran dan kreatifitas siswa dalam mengajar berbicara. Oleh karena itu guru harus memilih metode yang tepat untuk mengajar berbicara bagi siswa yang memiliki kreatifitas tinggi dan kreatifitas rendah.

Kata Kunci: Communication Games, Audio-lingual Method, Kreatifitas

ABSTRACT

Muhyiddin Aziz. S891008054. 2013. THE EFFECTIVENESS OF USING COMMUNICATION GAMES TO TEACH SPEAKING VIEWED FROM STUDENTS’ CREATIVITY (An Experimental Research at the Eighth Grade of SMP Negeri 1 Madiun in the Academic Year of 2012/2013).
The first Consultant: Dr. Ngadiso, M.Pd.; The second Consultant: Dr. Abdul Asib, M.Pd., Thesis, Surakarta: English Education Department, Graduate School, Sebelas Maret University Surakarta.

This research is aimed at finding out: (1) whether Communication Games are more effective than the Audio-lingual Method for teaching speaking; (2) whether the students who have high ceativity have better speaking skill than those with low creativity; and (3) an interaction between teaching methods and creativity in teaching speaking.
This research is conducted in SMP Negeri 1 Madiun in the academic year of 2012/2013. The population of the research is the eighth grade students that consist of seven classes. The sample of the research, class A and B consisting of sixty-four students, are determined by cluster random sampling. Class A is the experimental class and class B is the control class. Each class is devided into two groups, that is, high and low creativity students. Class A is taught using Communication Games and class B is taught using the Audio-lingual Method. The data are collected by using oral and creativity tests and analyzed using Anova and Tukey test after being normal and homogenous.
The results of the research show that: (1) Communication Games are more effective than Audio-lingual Method for teaching speaking of the eighth grade students of SMP Negeri 1 Madiun in the academic year of 2012/2013; (2) the students who have high creativity have better speaking skill than those who have low creativity of the eighth grade students of SMP Negeri 1 Madiun in the academic year of 2012/2013; and (3) there is an interaction between teaching methods and creativity in teaching speaking to the eighth grade students of SMP Negeri 1 Madiun in the academic year of 2012/2013.
Based on the research findings, it can be concluded that in general Communication Games are more effective than Audio-lingual Method to teach speaking for the eighth grade students of junior high school. There is also interaction between teaching methods and students’ creativity to teach speaking. Thus, the teacher should select the appropriate method to teach speaking for the students who have high or low creativity.

Keywords: Communication Games, Audio-lingual Method, Creativity