Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Assisted Individualization (TAI) pada pokok Bahasan Relasi dan Fungsi ditinjau dari Kemampuan Awal Siswa Kelas VIII MTs Kabupaten Klaten Tahun Pelajaran 2009/2010

M. Wahid Syaifuddin, NIM. S850908114, Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Assisted Individualization (TAI) pada pokok Bahasan Relasi dan Fungsi ditinjau dari Kemampuan Awal Siswa Kelas VIII MTs Kabupaten Klaten Tahun Pelajaran 2009/2010. Tesis, Surakarta, Program Studi Pendidikan Matematika, Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Apakah model pembelajaran kooperatif tipe TAI memberikan prestasi yang lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. (2) Apakah kemampuan awal siswa yang berbeda-beda memberikan prestasi belajar matematika yang berbeda pula. (3) Manakah diantara model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan model pembelajaran konvensional yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik pada siswa dengan kemampuan awal tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 2×3. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa Madrasah Tsanawiyah kelas VIII semester I tahun pelajaran 2009/2010 yang berada di Kabupaten Klaten. Sedangkan pemilihan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara: (1) pemberian tes kemampuan awal siswa, dari jumlah sampel 115 siswa pada kelompok eksperimen dan 112 dari kelompok kontrol diperoleh 65 siswa dengan kemampuan awal tinggi, 92 siswa dengan kemampuan awal sedang, dan 75 siswa dengan kemampuan awal rendah; (2) memberikan tes untuk pengambilan nilai prestasi belajar. Dengan hasil rataan 54,722 pada kelompok eksperimen, 50,524 pada kelompok kontrol, 55,935 rataan pada siswa dengan kemampuan awal tinggi, 58,865 pada siswa dengan kemampuan awal sedang dan 52,682 rataan pada siswa dengan kemampuan awal rendah. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji anava dua jalan dengan sel tak sama dan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan; (1) Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TAI menghasilkan prestasi yang lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional, hal ini ditunjukkan dengan hasil perhitungan analisis bahwa Fobs = 17,541 > 3,84 = Ftab dengan rata-rata 54,722 pada siswa yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan 50,524 rerata pada siswa yang dikenai pembelajaran konvensional; (2) kemampuan awal tidak berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa, dengan hasil analisis Fobs= 2,549 < 3,00 = Ftab; (3) tidak terdapat interaksi antara kemampuan awal dan penggunaan model pembelajaran terhadap prestasi belajar siswa dengan hasil analisis Fobs = 0,0216 < 3,00 = Ftab. Artinya siswa yang diberi pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe TAI mempunyai prestasi belajar yang lebih baik daripada siswa yang diberi model pembelajaran konvensional baik secara umum maupun kalau ditinjau dari masing-masing kemampuan awal (tinggi, sedang, rendah)