Pengaruh Motivasi, Minat, dan Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Akafarma Sunan Giri Ponorogo.Tesis. Magister Kedokteran Keluarga. Minat Utama Pendidikan Profesi Kesehatan

Susilowati Andari.2009.Pengaruh Motivasi, Minat, dan Lingkungan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Akafarma Sunan Giri Ponorogo.Tesis. Magister Kedokteran Keluarga. Minat Utama Pendidikan Profesi Kesehatan. Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Kata Kunci : Motivasi,Minat,Lingkungan Belajar,Prestasi Belajar.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi,minat, dan lingkungan belajar serta prestasi belajar dan untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan antara motivasi,minat dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa Akafarma Sunan Giri Ponorogo baik secara simultan maupun parsial.

Penelitian dilakukan terhadap mahasiswa semester tiga dan lima Akafarma Sunan Giri Ponorogo pada bulan Nopember 2009. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatip dengan jenis asosiatip serta menggunakan teknik analisis regresi, yaitu regresi linier berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Akafarma Sunan Giri Ponorogo yang telah menempuh satu tahun pendidikan dengan jumlah limapuluh mahasiswa. Sampel yang digunkan adalah seluruh populasi dengan metode sampling Exhaustive sampling.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi,minat dan lingkungan belajar mahasiswa Akafarma Sunan Giri Ponorogo rata-rata dalam kategori baik dengan nilai masing-masing 80 %, 60%,80%. Sedangkan prestasi belajar mahasiswa Akafarma tahun akademi 2009/2010, pada umumnya sangat memuaskan, dengan nilai 64%. Secara parsial motivasi mempengaruhi prestasi belajar sebesar 13 %, dibuktikan dengan t hitung sebesar 2,632 dengan probabilitias 0,012 < 0,05 yang berarti variabel tersebut signifikan. Minat belajar mahasiswa mempengaruhi prestasi belajar sebesar 22 %, dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 3,614 dengan probabilitas 0,01 < 0,05 yang berarti variabel tersebut signifikan. Lingkungan belajar secara parsial menyumbang 22% terhadap prestasi belajar dengan nilai t hitung sebesar 3,574 dengan probabilitas 0,001 < 0,05 yang berarti variabel tersebut signifikan. Berdasar F hitung didapat 51,679 dengan signifikansi 0,000, maka harga yang kurang dari 0,05 menunjukkan nilai F hitung yang didapat signifikan. Dan ini berarti secara simultan motivasi, minat dan lingkungan belajar mahasiswa mempengaruhi prestasi belajar. Besar pengaruh kesemua variabel terhadap prestasi belajar ditunjukkan dengan nilai R2 sebesar 77,1%, yang berarti pula ada 22.9 % faktor lain yang juga mempengaruhi prestasi belajar yang tidak diteliti pada peneliti.an ini.
Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada pengaruh motivasi, minat dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar.