Hubungan antara Penguasaan Unsur-Unsur Intrinsik Dongeng dan Konsep Diri dengan Kemampuan Menulis Dongeng (Survei pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 11 Kota Madiun)

Muhlis Fajar Wicaksana. S840908022. 2010. Hubungan antara Penguasaan Unsur-Unsur Intrinsik Dongeng dan Konsep Diri dengan Kemampuan Menulis Dongeng (Survei pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 11 Kota Madiun). Tesis: Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara (1) penguasaan unsur-unsur intrinsik dongeng dan kemampuan menulis dongeng, (2) konsep diri dan kemampuan menulis dongeng, dan (3) penguasaan unsur-unsur intrinsik dongeng dan konsep diri secara bersama-sama dengan kemampuan menulis dongeng.
Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 11 Kota Madiun tahun ajaran 2009/2010. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan mencari korelasional antar variabelnya. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 11 Kota Madiun. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 siswa dengan menggunakan teknik Proporsional Random Sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan tes dan nontes. Instrumen tes untuk mengukur kemampuan menulis dongeng dan penguasaan unsur-unsur intrinsik dongeng. Adapun instrumen nontes berupa angket untuk mengukur konsep diri siswa.
Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat hubungan positif yang signifikan antara penguasaan unsur–unsur intrinsik dongeng dengan kemampuan menulis dongeng ( ), (2) terdapat hubungan positif yang signifikan antara konsep diri dengan kemampuan menulis dongeng ( ) dan (3) terdapat huibungan positif yang signifikan antara penguasaan unsur–unsur intrinsik dongeng dan konsep diri secara bersama–sama dengan kemampuan menulis dongeng ( ). Adapun sumbangan tunggal penguasaan unsur-unsur intrinsik atas kemampuan menulis dongeng sebesar 74,54%, sumbangan tunggal konsep diri atas kemampuan menulis dongeng sebesar 65,40%, dan sumbangan tunggal penguasaan unsur-unsur intrinsik dongeng dan konsep diri atas kemampuan menulis dongeng sebesar 31,80%.
Penelitian ini berarti bahwa kedua variabel terikat, yaitu penguasaan unsur-unsur intrinsik dongeng dan konsep diri dapat menjadi prediktor bagi hasil kemampuan menulis dongeng. Oleh karena itu, sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis dongeng siswa, disarankan agar guru memperhatikan kedua aspek tersebut.