Whole language sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Menulis Pengalaman dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia: Penelitian Tindakan Kelas di Sekolah Dasar Negeri 01 Kemasan, Polokarto, Sukoharjo

Hariyanto, 5840908013. Whole language sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Menulis Pengalaman dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia: Penelitian Tindakan Kelas di Sekolah Dasar Negeri 01 Kemasan, Polokarto, Sukoharjo. Tesis. Program Pascasarjana, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Januari 2010.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis pengalaman siswa dengan menerapkan pendekatan whole language

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang mengambil lokasi di kelas V SDN 01 Kemasan, Polokarto, Sukoharjo. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Rencana Pembelajaran setiap siklus disusun oleh guru dan peneliti. Setiap tindakan terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil refleksi dijadikan dasar untuk menyusun rencana tindakan. Peneliti melakukan bimbingan intensif kepada guru kelas V tentang penerapan pendekatan whole language dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan menulis pengalaman siswa kelas V yang masih rendah. Oleh karena itu, peneliti ini dapat dikatakan penelitian tindakan kelas secara kolaboratif. Yang menjadi subjek penelitian ini adalah seluruh siswa (kelas V SD) dan guru kelas V. data yang dikumpulkan berupa data tentang, pelaksanaan pembelajaran ketrampilan menulis pengalaman pads siswa kelas V. teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, pengamatan, wawancara atau diskusi, kajian dokumen, dan tes. Uji validitas data dalam penelitian inidengan triangulasi dan review informan. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis kritis.
Penerapan whole language dalam pembelajaran menulis pengalaman dilakukan dengan jalan menerapkan komponen whole language yang didalamnya meliputi kegiatan membaca, menulis jumal, membaca dalam hati, membaca bersama, membaca terbimbing, menulis terbimbing, membaca bebas, dan menulis bebas. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, penerapan pendekatan whole language dapat meningkatkan proses pembelajaran menulis pengalaman siswa, keaktifan mencapai 25 siswa ( 86,20%), inisiatif mencapai 13 siswa (48,82%), dan kerja sama mencapai 23 siswa (79,31%). Kedua, penerapan pendekatan whole language dapat meningkatkan basil kemampuan, menulis pengalaman siswa dari rata-rata 55,96 menjadi 75,06