Pengaruh Pendekatan Komunikatif Terhadap Kemampuan BerbicaraBbahasa Inggris Speaking Ability) Ditinjau dari PenguasaanTata Bahasa Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri Keeamatan Gombong

Indah Purnami. 5810908512. Pengaruh Pendekatan Komunikatif Terhadap Kemampuan BerbicaraBbahasa Inggris Speaking Ability) Ditinjau dari PenguasaanTata Bahasa Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri Keeamatan Gombong, Tesis, Program Studi Teknologi Pendidikan Program Paseasariana. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tahun 2010

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1). Ada tidaknya pengaruh metode pembelajaran menggunakan Pendekatan Komunikatif dengan metode Ceramah Bervariasi terhadap kemampuan berbicara bahasa Inggris (speaking ability), (2) ada tidaknya pengaruh antara siswa yang memiliki penguasaan tata bahasa tinggi dengan siswa yang mempunyai penguasaan tata bahasa rendah terhadap kemampuan berbicara bahasa Inggris (speaking ability)., (3). Ada tidaknya interaksi pengaruh antara metode pembelajaran (menggunakan Pendekatan Komunikatif dan metode pembelajaran menggunakan Ceramah Bervariasi) dengan penguasaan tata bahasa siswa terhadap pencapaian kemampuan berbicara bahasa Inggris (speaking ability).
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dimana penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Gombong dan SMP Negeri 3 Gombong. Populasi penelitian ini adalah siswa SMP Negeri Keeamatan Gombong kolas Vill. Teknik sampling yang digunakan adalah multistage cluster purposive random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes menggunakan instrument tes penguasaan tata bahasa siswa, tes praktik kemampuan berbicara (speaking ability). Teknik analisis data menggunakan Analisis Varians Dua Jalan, dengan prasarat uji analisis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas dengan taraf signifikasi 5 %.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1). Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode pembelajaran menggunakan Pendekatan Komunikatif dengan metode pembelajaran menggunakan Ceramah Bervariasi terhadap kemampuan berbicara bahasa Inggris (speaking ability). Hal ini dapat diketahui dengan perolehan F, = 21,183 lebih besar dari F(o,95,1j36) =6,98 dengan taraf signifikansi 0,05, sehingga hipotesis yang dikemukakan teruji kebenarannya. (2). Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara siswa yang memiliki penguasaan tata bahasa tinggi dengan siswa yang mempunyai penguasaan tata bahasa rendah terhadap kemampuan berbicara bahasa Inggris (speaking ability’). Hal ini dapat diketahui dengan perolehan F2 = 85,177 lebih besar dari F(o,95JJ36) = 6,98 dengan taraf signifikansi 0,05, sehingga hipotesis yang dikemukakan teruji kebenarannya. (3). Terdapat interaksi pengaruh yang signifikan antara metode pembelajaran (menggunakan Pendekatan Komunikatif dan metode pembelajaran menggunakan Ceramah Bervariasi) dengan penguasaan tata bahasa siswa terhadap pencapaian kemampuan berbicara bahasa Inggris (speaking ability). Hal ini dapat diketahui dengan perolehan F3 = 7,679 lebih besar dari F(o,95 ‘ IJ36) =6,98 dengan taraf signifikansi 0,05, sehingga hipotesis yang dikemukakan teruji kebenarannya