Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Anemia dengan Perilaku Minum Tablet Tambah Darah

ABSTRAK

Kundiah Mardiani, S 540 209 111. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Anemia dengan Perilaku Minum Tablet Tambah Darah. Tesis : Program Studi Kedokteran Keluarga, Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret.
Sampai saat ini Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi. Salah satu faktor yang mempengaruhi karena tingginya kejadian anemia pada ibu hamil. Ibu harus mengetahui hal ini agar memiliki sikap yang positif terhadap anjuran minum tablet tambah darah sehingga diwujudkan dalam tindakan minum tabket tambah darah.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang anemia dengan perilaku minum tablet tambah darah (TTD) di Wilayah Kerja Puskesmas Balowerti Kota Kediri.
Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan rancangan cross sectional. Data pengetahuan dikumpulkan dengan kuesioner, sikap dengan kuesioner Skala Likert dan perilaku dengan cheklist. Responden adalah ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Balowerti Kota Kediri. Variabel dideskripsikan dalam distribusi frekuensi untuk data kategorial dan mean untuk data kontinu. Korelasi Spearman digunakan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan perilaku minum tablet tambah darah (TTD) dan hubungan sikap ibu hamil tentang anemia dengan perilaku minum tablet tambah darah (TTD).
Setelah data dianalisis, dari 122 ibu hamil didapatkan perilaku minum tablet tambah darah berhubungan secara bermakna dengan pengetahuan (p = 0,000 < 0,05), cukup kuat dan positif (correlaton coefficient 0,65) dan sikap (p = 0,000 < 0,05), cukup kuat dan positif (correlaton coefficient 0,65) serta pengetahuan dan sikap (p = 0,000 < 0,05), cukup kuat dan positif (correlaton coefficient 0,71). Penyebab ada hubungan karena pengetahuan dan sikap menjadi pertimbangan dalam menentukan tindakan minum tablet tambah darah.
Kesimpulan, pengetahuan dan sikap diperlukan untuk meningkatkan keteraturan minum tablet tambah darah. Peneliti menganjurkan pengelola program KIA di puskesmas membuat kesepakatan lintas program dan sektor terkait di tingkat kecamatan dan desa perlunya konsumsi tablet tambah darah dan Dinas kesehatan membuat pedoman teknis bagi petugas puskesmas.
Kata Kunci : pengetahuan, sikap, perilaku, tablet tambah darah

ABSTRACT

Kundiah Mardiani, S 540 209 111. Relationship Knowledge and Attitudes of Pregnant Women with Anemia Tablet Add Blood Drinking Behavior. Thesis: Study of Family Healthcare, Postgraduate Program, Sebelas Maret University
Until now, Maternal Mortality Rate (MMR) in Indonesia is still high. One factor influencing the high incidence of anemia in pregnant women. Mother had to know this in order to have positive attitudes toward drinking iron supplementation recommendations embodied in the act of drinking so tabket additional blood.
The aims of the research was to determine the correlation between knowledge and attitude of pregnant women about drinking behavior of anemia with iron supplementation in Working Area Health Center Balowerti Kediri. Type of survey research was a cross sectional analytic. Data were collected through a questionnaire of knowledge, attitude and behavior questionnaire with Likert Scale cheklist. Respondents were pregnant women in the working area PHC Balowerti Kediri. Variables are described in the frequency distribution for categorical data and mean for continuous data. Spearman correlation used to determine the correlation between knowledge of pregnant women about drinking behavior of anemia with iron supplementation and related attitudes of pregnant women about drinking behavior of anemia with iron supplementation.
After the data were analyzed, obtained from 122 pregnant women drinking behavior of iron supplementation was significantly associated with knowledge (p = 0.000 <0.05), quite strong and positive (coefficient correlaton 0.65) and attitude (p = 0.000 <0.05), quite strong and positive (coefficient correlaton 0.65) and attitude and knowledge (p = 0.000 <0.05), quite strong and positive (coefficient correlaton 0.71). Cause there was a relationship because of their knowledge and attitudes into consideration in determining the action taking iron supplementation.
In conclusion, knowledge and attitudes needed to improve the regularity of drinking blood tablets. Researchers recommend MCH program managers at the health center to make cross-program agreements and related sectors in the district and village level consumption need for iron supplementation and health department to make the technical guidelines for health workers.
Keywords: knowledge, attitudes, behaviors, iron supplementation