PENINGKATAN PARTISIPASI DAN KREATIVITAS SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DENGAN MODEL ASSURE DI KELAS X D MAN TEMPURSARI MANTINGAN NGAWI

Nur Sri Harijanti, S880306009. Peningkatan Partisipasi dan Kreativitas Siswa Pada Mata Pelajaran Geografi Dengan Model ASSURE di kelas X D MAN Tempursari Mantingan Ngawi. Tesis : Program Studi Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup Minat Utama Pendidikan Geografi. Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret. 2007.

Penelitian ini bertujuan untuk memecahkan masalah yang riil yang muncul dari dunia kerja peneliti. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bahwa rendahnya partisipasi dan kreativitas siswa kelas X D di MAN Tempursari Mantingan Ngawi.
Penelitian ini menerapkan Model ASSURE yang merupakan sebuah prosedur panduan untuk perencanaan dan bimbingan pembelajaran yang mengkombinasikan antara materi, metode dan media. Langkah-langkah Model ASSURE yaitu (1) analisis siswa; (2) menentukan tujuan pembelajaran; (3) memilih metode, media, dan materi; (4) menggunakan media dan materi; (5) mendorong partisipasi siswa; serta (6) evaluasi dan perbaikan. Keenam langkah dalam Model ASSURE merupakan satu paket yang utuh dan bukan merupakan siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi peer, dan mencatat dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis jalinan.
Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, yakni penelitian yang menggambarkan peristiwa dalam bentuk lisan atau tulisan dan perilaku manusia di suatu tempat, dalam hal ini di kelas X D MAN Tempursari Mantingan Ngawi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, dengan Model ASSURE dapat meningkatkan partisipasi dan kreativitas siswa pada mata pelajaran Geografi di kelas X D MAN Tempursari Mantingan Ngawi tahun pelajaran 2006/2007. Kedua, pembelajaran dengan Model ASSURE dan metode tanya jawab dapat meningkatkan partisipasi siswa yang semula rendah meningkat hingga mencapai 35 % serta dengan metode praktikum dan diskusi meningkat mencapai 90 %. Ketiga, pembelajaran dengan Model ASSURE dan metode tanya jawab dapat meningkatkan kreativitas siswa yang semula rendah meningkat mencapai 68 % serta dengan metode praktikum dan diskusi meningkat mencapai 90 %.
Implikasi dari hasil penelitian ini adalah dalam Model ASSURE merupakan model baru yang sangat dipengaruhi oleh kreativitas guru dalam memadukan antara materi, metode, dan media. Kedua, dalam Model ASSURE siswa juga diberi kesempatan untuk mengevaluasi dirinya, guru, dan sekolah, sehingga dalam pelaksanaannya perlu dukungan seluruh komponen sekolah. Ketiga, guru disarankan menguasai konsep pembelajaran dengan Model ASSURE dan menerapkannya secara konsekuen sehingga murid dapat merasakan suasana belajar yang menyenangkan.