PROFIL

Nama Program Studi ialah S3 (Doktor) Linguistik PPs UNS yang telah disetujui berdirinya oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Depdiknas RI dengan SK Dirjen Dikti Nomor: 3952/D/T/2001 bertanggal 28 Desember 2001. Pembukaan Prodi S3 Linguistik itu merupakan pengembangan lebih lanjut dari Prodi S2 Linguistik PPs UNS dengan mempertimbangkan tantangan keilmuan dan teknologi modern, SDM dosen yang tersedia, serta kebutuhan secara nasional. Alamat PPs UNS: Jalan Ir. Sutami 36 A, Kentingan Surakarta Telepon (0271) 632450, Fax. 632450, E-mail: s3linguistik@mail.uns.ac.id.

Postgraduate Doctoral Program of Linguistics, Universitas Sebelas Maret is managed based on the Decree of Directorate General of Higher Education, the Ministry of Education of Repubic of Indonesia number  3952/D/T/2001, December 28th 2001. The program accommodates the academic needs of linguistics and language studies for domectic and international students.

Berikut susunan Pengelola Program Studi Linguistik (S3) PPs UNS.

DIREKTUR                          : Prof. Dr. M. Furqon Hidayatullah, M.Pd.

 

WAKIL DIREKTUR I            : Prof. Dr. Agr. Sc. Ir. Vita Ratri Cahyani, M.P.

 

WAKIL DIREKTUR II           : Drs. Harjana, M.Si., M.Sc., Ph.D.

KEPALA PRODI                  : Prof. Dr. Djatmika, M.A.

 

Program Studi Linguistik (S3) PPs UNS telah mendapatkan Sertifikat Akreditasi dari BAN PT, Akreditasi yang terakhir tanggal 18 Agustus 2011 Program Studi Linguistik (S3) PPs UNS mendapatkan nilai B dari BAN PT.

 

KONSENTRASI KEILMUAN/ MINAT UTAMA PROGRAM STUDI LINGUISTIK S3 PPs UNS

1. Linguistik Deskriptif (termasuk di dalamnya sosiolinguistik dan dialektologi)

2. Linguistik Terapan Bidang Penerjemahan (Utamanya Inggris – Indonesia)

3. Linguistik Pragmatik

 

Kekhasan Prodi S3 Linguistik yaitu adanya 3 minat utama yang diselenggarakan, yaitu Linguistik Pragmatik, Linguistik Deskriptif, dan Linguistik Penerjemahan. Untuk S3 Linguistik UNS memiliki minat utama Penerjemahan, sedang di perguruan tinggi lain yang memiliki program studi linguistik tidak menyediakan program penerjemahan. Total SKS pada Minat Linguistik Penerjemahan adalah 54 SKS dan 28 diantaranya adalah Disertasi. Kurikulum yang disusun untuk: 1) mengatasi atau menghindari ketumpangtindihan antara mata kuliah di S2 minat utama Linguistik Penerjemahan dengan S3 Linguistik Penerjemahan. 2) Memberi bekal pengetahuan dan keterampilan kepada para mahasiswa dalam menulis proposal disertasi dan disertasi pada akhir studi mereka. 3) memberi ciri khas pada S3 minat Lingustik Penerjemahan dengan Universitas lain. Selain adanya Minat Utama Linguistik Penerjemahan di Program Studi S3 Linguistik sebagai kekhasan Prodi, juga adanya beberapa mata kuliah yang hanya terdapat di UNS, yaitu mata kuliah Systemic Functional Linguistics (SFL). SFL Developing Center akan berada di UNS.

Peringkat (Nilai) Akreditasi terakhir adalah B dengan SK BAN-PT 010/BAN-PT/Ak-X/S3/VIII/2011. Pada tahun 2017 Program Studi S3 Linguistik telah mengajukan reakreditasi ke BAN-PT.

Capaian Prodi salah satunya terdapat beberapa luaran mahasiswa yang masuk ke dalam jurnal scopus atau publikasi yang terindeks scopus. Dosen pengampu Program Studi S3 Linguistik memiliki scopus ID sehingga membantu meningkatkan h-index dosen dalam hal karya ilmiah. Untuk melahirkan karya-karya berkualitas, Prodi Doktor Linguistik Pascasarjana UNS telah merintis dan melahirkan Prasasti: Journal of Linguistics (PJL) telah terbit secara online (ber-ISSN Cetak dan elektronik) yang diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa, dosen, dan cendikiawan dalam diseminasi ilmu linguistik. Jurnal ini terhitung bulan Maret 2017 telah didaftarkan untuk akreditasi pada Arjuna Ristekdikti (Akreditasi Jurnal Nasional) dan telah terindeks oleh beberapa lembaga seperti ISJD, Mendeley, Google Scholar, dan Crossref sehingga setiap artikel telah memiliki DOI. PJL sebagai wadah bagi mahasiswa, dosen, dan cendikiawan lainnya dengan memanfaatkan jaringan kerjasama dari berbagai perguruan tinggi nasional dan internasional sebagai reviewer untuk mewujudkan peer-reviewed online yang berkualitas. Selain PJL, sejak tahun 2014 Program Studi S3 Linguistik memiliki program seminar tahunan yang dinamakan PRASASTI sehingga saat ini secara berkala telah menerbitkan prosiding Seminar PRASASTI 1 (2014), PRASASTI 2 (2015), PRASASTI 3 (2016).

Lulusan Program Studi Doktor Linguistik Pascasarjana UNS diharapkan memiliki kompetensi keilmuan dan kepakaran utama dalam bidang ilmu kebahasaan yang terfokus pada bidang Linguistik Deskriptif, Pragmatik, dan Penerjemahan. Kompetensi utama tersebut direpresentasikan dalam kemampuan menerapkan perangkat keilmuan untuk menjelaskan fenomena Linguistik, kemampuan berpikir kritis untuk mengembangkan pengetahuan dalam domain ilmu Linguistik Deskriptif, Pragmatik, dan Ilmu Penerjemahan, kemampuan membuat karya ilmiah dan mengkomunikasikannya secara lesan maupun tertulis, kemampuan melakukan pekerjaan dengan memanfaatkan pengetahuan dalam bidang ilmu Linguistik Deskpriptif, Pragmatik, dan Ilmu Penerjemahan, dan kemampuan merencanakan dan mengelola sumber daya di bawah di bawah tanggung jawabnya dengan memanfaatkan pengetahuan dalam ilmu Linguistik Deskriptif, Pragmatik dan Ilmu Penerjemahan.

Sementara itu, kompetensi pendukung yang diharapkan dimiliki oleh para lulusan Program Studi Doktor Linguistik Pascasarjana UNS adalah kemampuan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, kemampuan menguasai bidang keilmuan bahasa dalam domain Linguistik Deskpriptif, Pragmatik, dan Ilmu Penerjemahan, kemampuan mengkomunikasikan hasil analisis kepada masyarakat umum. Kompetensi ini terealisasi dalam perfomance mereka sebagai nara sumber bidang ilmu kebahasaan, dan juga sebagai ahli ilmu kebahasaan yang bisa menjadi acuan bagi masyarakat dalam berbagai permasalahan dalam ilmu kebahasaan. Selain itu, para lulusan Program Studi Doktor Linguistik Pascasarjana UNS juga diharapkan memiliki keterampilan melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu kebahasaan, serta mendesiminasikan hasil penelitan dan pengabdian tersebut dalam forum ilmiah berskala nasional atau internasional. Selanjutnya, para lulusan juga diharapkan memiliki kompetensi  lainnya yang mampu mengembangkan potensi secara mandiri dalam kearifan lokal ke tingkat nasional/ internasional, dan mampu mengembangkan jika keilmiahan dalam dunia ilmu pengetahuan.