Pengabdian Masyarakat Program Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat UNS

Kegiatan pengabdian masyarakat mahasiswa program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sebelas Maret dalam rangka meningkatkan promosi kesehatan pengendalian penyakit.  Upaya membuat narasi komunikasi yang sederhana dan dapat diterima masyarakat umum dengan tujuan agar masyarakat peduli dan mau melakukan upaya pencegahan risiko terhadap suatu penyakit memerlukan ketrampilan tertentu. Kegiatan mahasiswa terjun langsung dalam masyarakat merupakan salah satu bentuk pengembangan pendidikan dan pengembangan ketrampilan halus (soft skill) yang sangat diperlukan.
 

Sosialisasi Pemantauan Mandiri Diabetes Mellitus di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama se Wilayah Jawa Tengah

Jumlah peserta aktif JKN KIS tahun 2018 tercatat 199.529.757 jiwa dan sejumlah 4.271.017 jiwa (2,14%) menderita diabetes mellitus. Pengelolaan penyakit dibetes mellitus memerlukan biaya tinggi termasuk komplikasi-komplikasinya. Prolanis dengan kegiatan edukasi klub, konsultasi medis, pemeriksaan penunjang, senam prolanis, home visit dan pelayanan obat yang terintegrasi diharapkan dapat menekan biaya kasus diabetes mellitus.

Saat ini ada 13.742 (61%) fasilitas kesehatan tingkat pertama pengelola prolanis, 25.514 klub prolanis dan 350.682 peserta prolanis diabetes mellitus terdaftar. Bagaimanakah dengan 3,9 juta penderita diabetes mellitus yang lain? apakah fasilitas kesehatan telah mengelola prolanis dengan baik? Dan apakah penderita diabetes yang dikelola tersebut terkontrol?  Hal ini disampaikan oleh tim kendali mutu dan kendali biaya propinsi Jawa Tengah dalam kegiatan sosialisasi pemantauan mandiri diabetes mellitus di fasilitas kesehatan tingkat pertama se wilayah Jawa Tengah, Kamis tanggal 5 Desember 2018 .

Mahasiswa a.n. dr Muh Husen Prabowo, MPH menjadi pembicara dalam acara pelantikan pengurus PKFI Cabang Kabupaten Semarang

Upaya Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) mempersiapkan kredensialing dan rekredensialing sebagai provider Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan menjadi permasalahan yang menarik untuk diidentifikasi, karena merupakan elemen penting dalam pertimbangan penyelesaian permasalahan. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Perhimpunan Klinik & Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer Indonesia (PKFI) wilayah Jawa Tengah, dr Muh Husen Prabowo, MPH dalam acara pelantikan pengurus PKFI cabang kabupaten Semarang, Sabtu 24 Nopember 2018 di Hotel Griya Persada Bandungan.

Mutu pelayanan dan pembiayaan menjadi issu utama dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Perjalanan JKN yang akan memasuki tahun ke 6 tentunya diperlukan upaya perbaikan sistem dan kebijakan untuk mencapai tujuan dan peran asosiasi merupakan wadah perwakilan provider diharapkan dapat sejajar seperti dalam tripartite skema asuransi kesehatan sosial di Indonesia.

Provider merupakan salah satu unsur yang rentan menjadi sasaran penentu mutu dan tidaknya pelayanan sistem jaminan kesehatan, padahal permasalahan yang mendasar untuk mendapatkan mutu pelayanan kesehatan adalah kesesuaian anggaran untuk penyelenggaraan pelayanan kesehatan. PKFI sebagai wadah asosiasi pelayanan kesehatan tingkat pertama, memberikan arahan dan pedoman kepada anggota agar meningkatkan mutu pengelolaan faskes tingkat pertama dan berupaya melakukan negosiasi dan advokasi kepada pemerintah agar keseimbangan sistem dapat berjalan dengan baik. Data sebagai salah satu fakta untuk memeperkuat negosiasi sehingga diharapkan semua anggota berpartisipasi dalam memperkuat data yang baik dan relevan.