Pertemuan Koordinasi S3 IKM UNS dan Dinas Kesehatan untuk Penanggulangan COVID-19 di Klaten

Pada tanggal 8 Mei 2020, telah dilakukan koordinasi dan diskusi melalui zoom online dengan peserta yang dihadiri oleh Dinas Kesehatan Klaten, mahasiswa s3 prodi IKM UNS TA 2019/2020, dan dosen pembimbing.
Pada pertemuan ini dilakukan presentasi oleh 3 kelompok tentang rencana pengabdian dan penelitian penanggulangan covid 19 di Klaten yang terintegrasi dalam mata kuliah pengendalian penyakit dengan koordinator MK. Dr. Sri Mulyani, S.Kep. M.Kes. Pihak DKK Klaten menyambut baik kegiatan ini, karena waktu yang tepat untuk mengetahui data-data yang diperlukan dalam penanggulang covid 19. Kegiatan akan dilakukan mulai bulan Mei sampai Juni 2020, dan akan dilakukan di lokasi/kecamatan terdampak di Klaten, dengan sasaran yang berbeda yaitu masyarakat, perangkat dan FKTP. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan informasi yang komprehensif, sehingga kegiatan pencegahan COVID-19 yang dilakukan dapat lebih terarah dan efektif.

 

 

 

 

Belajar Pengalaman Taiwan Dalam Menangani Covid-19, sebuah tulisan dari Mahasiswa

BELAJAR PENGALAMAN TAIWAN

 

Dr Muhammad Husen Prabowo, MPH

Mahasiswa S3 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Universitas Sebelas Maret

 

Dari sebuah artikel Response to COVID-19 in Taiwan Big Data Analytics, New Technology, and Proactive Testing” yang telah dipublikasikan   https://jamanetwork.com/journals/jama/fullarticle/2762689 3 Maret 2020.

 

Mengapa tertarik untuk menuliskan ini?

Bahwa Taiwan merupakan negara yang mempunyai potensi tinggi terhadap terkenanya wabah COVID-19 yang berasal dari Wuhan, oleh karena Taiwan relatif dekat dengan Wuhan, banyak penerbangan Taiwan-China, Taiwan sendiri memiliki jumlah penduduk 23 juta dimana dari sekian penduduk tersebut 850.000 penduduk tinggal di China dan 404.000 bekerja di China serta kunjungan ke Taiwan tahun 2019 mencapai 2,71 juta.  Hal ini ada kemiripan dengan Indonesia dimana penerbangan langsung dan perpindahan penduduk China–Indonesia cukup tinggi.

Taiwan berhasil merespon dan melakukan manajemen wabah COVID-19 dengan baik, dimana kinerja presiden dan kementrian kesehatan di apresiasi kepuasan oleh warga negaranya dan sampai 24 Februari 2020 kasus positif COVID-19 hanya 30, ini jauh dari prediksi karena diperkirakan kasus di Taiwan akan tinggi.

 

Apa yang telah dilakukan oleh pemerintah Taiwan ?

Taiwan berhasil mencegah epidemic dalam skala yang lebih besar, dengan memobilisai sumber daya dan pembatasan untuk melindungi kesehatan masyarakat. Taiwan memanfaatkan database asuransi kesehatan terintegrasi dengan imigrasi untuk memantau dan tracking riwayat perjalanan dalam 14 hari terakhir, hotline untuk laporan warga negara dan dukungan bagi warga yang dikarantina.

 

Pelajaran yang dapat kita ambil dari Penanganan COVID-19 oleh Taiwan

  1. Upaya percepatan penanganan COVID-19 menggunakan pendekatan epidemiologi, melalui identifikasi, klasifikasi, surveilan, kontrol penularan dan penemuan kasus secara proaktif.
  2. Manajemen dan leadership yang kuat dalam penanganan COVID-19 dengan didukung kemajuan teknologi dan analisa data besar yang terintegrasi untuk membantu pengambilan keputusan.
  3. Sikap pemerintah untuk mengalokasikan semua sumber daya yang ada, mengontrol kesiapsiagaan berbagai institusi terkait, dan berkomunikasi dengan masyarakat untuk sadar ikut berpartisipasi pengendalian penularan COVID-19.

 

Salam

Semoga bermanfaat

Mahasiswa S3 IKM UNS menjadi narasumber di TA Radio mengupas tentang penanggulangan penyebaran wabah COVID-19 di Wilayah Kota Surakarta

Berkaitan dengan adanya 2 kasus pasien yg positif terinfeksi COVID-19 yang meninggal dunia di kota Solo, TA Radio dalam program Bintang Spesial menghadirkan narasumber dari IDI Cabang Kota Surakarta (dr. Adji Suwandono, S.H., Sp.F) Ketua Umum yang juga mahasiswa S3 IKM UNS dan Ketua Satgas Penanggulangan Penyebaran COVID-19 (dr. Wahyu Indianto, M.H.) untuk mengupas tuntas penanganan terkini untuk penanggulangan penyebaran wabah COVID-19 di Wilayah Kota Surakarta

 

Program Studi S3 Kesehatan Masyarakat UNS meluncurkan SIMBOK HATMA SEMAR

Program Studi S3 Kesehatan Masyarakat UNS meluncurkan SIMBOK HATMA SEMAR

yang merupakan sebuah konten Ig, Whatapp, Facebook terhubung secara sistematis untuk membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap fenomena kesehatan yang terjadi belakangan ini, salah salunya adalah COVID-19. menanggapi hal tersebut sudah ada 2 video yang dibuat dapat dilihat di bawah ini

Episode 1 : Jaga Jarak

 

Epidose 2 : Keluar rumah (sosial distance)

 

Episode 3 : Tinggal di rumah

Episode 4 : Pemeriksaan ke RS atau laboratorium

 

Episode 5 : siapa yang rentan Covid-19

SIMBOK HATMA SEMAR

HAT (Kesehatan),   MA (Masyarakat),    SE (Sebelas),   Mar (Maret)

Produk media sosial Simbok Hatma Semar adalah:

1. WA (+62 821 3390 8480)

2. Facebook

3. Instagram

4. Twitter