Epi-SMart: Media Pembelajaran Model E-Learning di Masa Pandemi

Di tengah masa pandemi, Universitas Sebelas Maret berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam bidang digital. Tim peneliti FK UNS dan Tim HITIHE (Health Information and Technology for Improved Health Education in South-East Asia) oleh Erasmus+ mengembangkan media pembelajaran berbasis aplikasi yang disebut dengan Epi-SMart. Project Digital Transformation of the Epidemiology Module for Clinical Education of Sebelas Maret (Epi-Smart) ini didanai oleh The Institute of Tropical Medicine. Aplikasi ini diharapkan tidak hanya dapat membantu proses pembelajaran mahasiswa. Aplikasi Epi-SMart dapat diunduh dengan menggunakan smartphone berbasis andoid, dilengkapi fitur-fitur khusus di bidang epidemiologi, seperti materi yang dapat langsung terhubung dengan video edukasi, kalkulator epidemiologi, scenario based study serta soal-soal dan pembahasan.

Tampilan aplikasi Epi-SMart dibuat secara unik sehingga menarik minat pengguna untuk menjalankan proses pembelajaran dengan kesan lebih menyenangkan. Proses instalasi dan pendaftarannya pun cukup mudah, hanya membutuhkan alamat email dan nomor HP. Terdapat pilihan 2 bahasa dalam aplikasi ini yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Konten yang disajikan cukup lengkap untuk menunjang proses pembelajaran. Materi terkait epidemiologi dilengkapi dengan video untuk memudahkan proses pemahaman materi. Latihan soal yang disajikan sesuai dengan Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) sehingga dapat melatih mahasiswa untuk menghadapi uji kompetensi. Pembahasan soal disusun secara menarik agar lebih mudah untuk dipahami.

  

Aplikasi ini sudah diuji coba kepada dokter muda stase Ilmu Kesehatan Masyarakat dan stase Integrasi. Dokter muda diberi kesempatan untuk memberikan masukan dan evaluasi demi pengembangan aplikasi menjadi lebih baik. Dokter muda merasa cukup puas dengan aplikasi Epi-SMart sebagai media pembelajaran Epidemiologi.

Training Enumerator SUNI-SEA Project Indonesia untuk Kota Surakarta dan Kabupaten Batang

Scaling-up NCD Interventions in South-East Asia (SUNI-SEA) Project Indonesia merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan strategi inovatif dalam usaha menekan epidemi penyakit tidak menular, terutama diabetes mellitus dan hipertensi, di dunia. Salah satu tahapan yang kami lakukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah pengambilan data tentang pengetahuan dan status kesehatan masyarakat di Indonesia.

Pada hari Sabtu, 17 Juli 2021, SUNI-SEA Project Indonesia melakukan pelatihan kepada enumerator, yang terdiri dari field coordinator (FC) dan data collector (DC) di Kota Surakarta dan Kabupaten Batang. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada enumerator untuk melakukan pengambilan data menggunakan Aplikasi KOBO Collect. Aplikasi ini merupakan salah satu perangkat lunak yang dapat digunakan untuk melakukan pengambilan data secara luring.

Training dimulai pada pukul 07.30, diawali dengan pre-test, yang dilanjutkan dengan kegiatan pengenalan Aplikasi KOBO Collect dan simulasi pengisian form KOBO luring dan video secara bersama sama, berdasarkan skenario yang sudah disusun sebelumnya. Selanjutnya, training dilakukan secara interaktif. Kegiatan training sesi pertama ditutup dengan evaluasi peserta terhadap kegiatan simulasi pengambilan data.

Selanjutnya, kegiatan training dilanjutkan dengan pemaparan dan pengenalan SUNI-SEA Project Indonesia, dan perkenalan tim peneliti serta asisten penelitian. Kegiatan training diakhiri dengan Quizziz, post-test, serta sesi tanya jawab, dan ditutup pada pukul 15.00 WIB.

Sosialisasi dan Koordinasi Pelaksanaan Penelitian Uji Klinik Jamu Ekstrak Sambiloto

Pada masa pandemi COVID-19, obat tradisional menjadi salah satu kekuatan yang dapat mendukung upaya pencegahan maupun penanggulangan penyakit. Namun demikian, efektifitas dan keamanan obat tradisional perlu dibuktikan secara ilmiah. Bukti ilmiah yang terbentuk dapat digunakan sebagai dasar pengembangan fitofarmaka dan digunakan oleh tenaga medis. Dengan dilaksanakannya penelitian uji klinik yang merupakan suatu percepatan perolehan evidence base, diperlukan pemahaman yang sama antara peneliti utama, peneliti pendamping, dan pembantu dalam hal pelaksanaan kegiatan penelitian pada tahun 2021.

Dalam rangka melaksanakan penelitian Uji Klinik di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tahun 2021, diselenggarakan kegiatan sosialisasi penelitian uji klinik jamu ekstrak sambiloto sebagai penambah daya tahan tubuh pada pasien COVID-19 derajat sedang yang menerima terapi standar: uji klinik terkontrol tersamar ganda dengan principal investigator: dr. Peristiwan Ridha Widhi Astana, M.Biomed. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dengan memaparkan substansi program penelitian dan rencana pelaksanaan penelitian.

Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan penyegaran mengenai cara uji klinik yang baik (CUKB), mencapai kesepahaman antara tim dalam rencana pelaksanaan penelitian uji klinik jamu ekstrak sambiloto, serta membentuk komitmen pelaksanaan uji klinik antara peneliti utama, peneliti pendamping, konsultan penelitian, dan sponsor ini berlangsung secara luring pada hari Selasa–Rabu, 15–16 Juni 2021 di Hotel Swiss-Belinn Saripetojo Solo. Dalam kegiatan ini, dua orang dosen Program Studi Doktor (S3) Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sebelas Maret yaitu Dr. dr. Ratih Puspita Febrinasari, M.Sc. (farmakolog) dan dr. Vitri Widyaningsih, MS., Ph.D. (statistician) diundang bersama dengan 48 orang partisipan lainnya untuk memberikan masukan dan berdiskusi terkait uji klinik jamu ekstrak sambiloto ini sebagai imunomodulator pada pasien COVID-19. Beliau berdua merupakan anggota Data Safety Monitoring Board (DSMB) dalam uji klinik tersebut.

Donasi dan Takjil kepada Yayasan Nur Hidayah, Surakarta

Pada bulan Ramadan tahun 2021,  Himpunan Mahasiswa S3 IKM UNS berkesempatan untuk membantu adik-adik yatim piatu yang berada di Yayasan Nur Hidayah, Surakarta. Himpunan Mahasiswa S3 IKM UNS berhasil menggalang dana untuk buka puasa bersama 80 anak yatim piatu dan memberikan donasi yang diwakili oleh mahasiswa S3 IKM UNS, Dipo Wicaksono.

Pada kesempatan ini,  Himpunan Mahasiswa S3 IKM UNS berhasil menggalang dana sebesar 2.000.000,- dan paket buka puasa 20.000,-/ paket. Himpunan Mahasiswa S3 IKM UNS berterima kasih kepada Kepala Prodi S3 IKM UNS Prof. dr. Ari Natalia Probandari, MPH, Ph.D dan Bapak/Ibu dosen serta Bapak/Ibu mahasiswa yang telat memberikan dukungan untuk terselenggaranya acara ini

InsyaAllah keluarga besar Prodi S3 IKM UNS akan selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam segala niat baik yang akan jalankan.

Aamiin ya robbal alamin….