SEJARAH

Paradigma tentang penyuluhan bergeser dari waktu ke waktu. Penyuluhan yang bersasal dari kata suluh (obor) yang berarti penerang, memberi penerang dari gelap menuju terang. Penyuluhan Pembangunan di Indonesia pada awalnya hanya dikenal di dalam pembangunan pertanian.  Pada perkembanganya, kegiatan tersebut juga diterapkan hampir di semua bidang dan sektor pembangunan, seperti Keluarga Berencana, Kesehatan, Koperasi, Hukum, Pajak, Lingkungan, Transmigrasi, dll. Dewasa ini, kegiatan penyuluhan pembangunan lebih dikenal dengan sebutan pengembangan masyarakat (community development). pemberdayaan masyarakat (community empowerment), atau pengembangan kapasitas (capacity building), dan lain-lain.

Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat maka dibutuhkan penyesuaian atau modifikasi penyuluhan pembangunan. Untuk menyiapkan suatu Program pembangunan perlu dtunjang program penyuluhan pembangunan yang mantab. Inilah waktu yang tepat bagi para mahasiswa program magister (S2) Penyuluhan Pembangunan mempersiapkan diri untuk berpartisipasi aktif dalam program pembangunan indonesia

Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) membuka program Magister (S2) pada tahun akademik 2001/2002 dengan ijin Dirjen Pendidian Tinggi No. 259/D/T/2001 dan sekarang telah memperoleh Akreditasi B dari BAN-PT. Program magister (S2) Penyuluhan Pembangunan membuka dua minat studi yaitu :
1.    Ilmu Penyuluhan Pembangunan
2.    Manajemen Pengambangan Masyarakat

Pengalaman menunjukkan bahwa Program Pascasarjana ini ternyata diminati oleh banyak kalangan dari beragam institusi dan bidang/sektor kegiatan, seperti: Dosen, PNS, konsultan, pegiat LSM, politisi, rohaniawan, dll. Program Magister Penyuluhan pembangunan sejak bediri tahun 2001, telah meluluskan 80 mahasiswa yang tersebar diberbagai lembaga pemberdayaan masyarakat baik government atau non government. Perjalanan penyelenggaraan Program Pascasarjana Penyuluhan Pembangunan tidak terbatas pada kegiatan pendidikan, tetapi juga penelitian Dosen yang melibatkan mahasiswa, serta fasilitasi untuk pengembangan program/kegiatan pemberdayaan masyarakat,  bekerjasama dengan beberapa kementerian, pemerintah kabupaten/kota, maupun perusahaan swasta.