
SPs – Sekolah Pascasarjana menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “The Implementation of Integrated, Eco-Friendly Waste Management Infrastructure in Universities” sebagai bentuk komitmen dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin (22/6/2026) dibuka secara resmi oleh Dekan Sekolah Pascasarjana. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan bahwa isu pengelolaan sampah menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab oleh institusi pendidikan tinggi melalui inovasi, kolaborasi, serta penguatan riset yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam penerapan praktik pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.

Seminar menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidang lingkungan dan pengelolaan sumber daya, yaitu Dr. Sepanie Putiamini, S.Si., M.Sc dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Dr. Irfani Binti Kabir Ahmad dari Universiti Kebangsaan Malaysia.
Dalam paparannya, Dr. Sepanie Putiamini menjelaskan pentingnya penerapan sistem pengelolaan sampah terpadu yang didukung oleh riset, inovasi teknologi, serta kebijakan institusi. Pendekatan tersebut dinilai mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah sekaligus mendukung terciptanya kampus yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Sementara itu, Dr. Irfani Binti Kabir Ahmad memaparkan secara online berbagai praktik baik yang telah diterapkan di perguruan tinggi dalam mengembangkan infrastruktur pengelolaan sampah yang terintegrasi. Ia menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan lingkungan di kampus memerlukan partisipasi aktif seluruh sivitas akademika serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Seminar berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi yang membahas berbagai tantangan, peluang, dan strategi implementasi pengelolaan sampah di lingkungan perguruan tinggi. Para peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya inovasi teknologi, perubahan perilaku, serta penguatan kebijakan institusi dalam mewujudkan kampus yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan seminar nasional ini, Sekolah Pascasarjana berharap dapat memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus agen perubahan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperluas jejaring kerja sama akademik, riset, dan inovasi, baik di tingkat nasional maupun internasional, dalam bidang pengelolaan lingkungan dan keberlanjutan.
