SPs – Sekolah Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (SPS UNS) menjalin kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun dalam kegiatan penyusunan dokumen Inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK) Kota Madiun pada hari Selasa (28/4/026). Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung upaya pengendalian perubahan iklim di tingkat daerah melalui penyediaan data dan informasi emisi GRK yang akurat dan komprehensif.

Dalam pelaksanaannya, hasil kegiatan inventarisasi GRK ini akan segera ditindaklanjuti melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Madiun dengan Dekan Sekolah Pascasarjana UNS. Penandatanganan ini diharapkan menjadi dasar penguatan kolaborasi berkelanjutan antara kedua institusi dalam bidang lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.

Selain penyusunan dokumen GRK, Plt. Kepala DLH Kota Madiun Ansar Rasidi, S.Sos juga menyampaikan permintaan kerja sama lanjutan terkait pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Winongo. Permintaan ini mencakup dukungan dalam penyusunan desain pengelolaan TPA serta peninjauan sistem pengelolaan sampah di Kota Madiun secara menyeluruh.

Sebagai bagian dari tindak lanjut rekomendasi Kementerian Lingkungan Hidup, kawasan TPA Winongo yang sebelumnya dikembangkan dengan desain taman dan tanaman buah diarahkan untuk dikembalikan pada fungsi utamanya sebagai fasilitas pengelolaan sampah yang optimal dan berkelanjutan. Oleh karena itu, SPS UNS diminta untuk memberikan pendampingan dalam penyusunan desain teknis TPA yang sesuai dengan standar pengelolaan modern serta prinsip ramah lingkungan.

Melalui kerja sama ini, diharapkan dapat tercipta sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi berbasis ilmiah guna mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik di Kota Madiun.