
SPs — Sekolah Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta terus memperkuat jejaring akademik dan riset di tingkat global. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui rintisan kerja sama internasional dengan College of Science, National Sun Yat-sen University (NSYSU), Taiwan, yang dilaksanakan pada Jumat, (7/8/2026), di College of Science, NSYSU, Kaohsiung, Taiwan.
Delegasi Sekolah Pascasarjana UNS dipimpin oleh Wakil Dekan Nonakademik Sekolah Pascasarjana UNS, Dr. Salman Alfarisy Totalia, S.Pd., M.Si. Turut serta dalam kunjungan tersebut Ketua Program Studi S3 Ilmu Lingkungan, Prof. Dr. Ir. Prabang Setyono, M.Si., serta Ketua Grup Riset Kajian Strategis Pembangunan Berkelanjutan, Dr. Agung Hidayat, S.Pd., M.Sc. Kedatangan tim UNS disambut oleh Prof. Che-Hsin Lee, Ph.D., Chair of Department of Biological Sciences, serta Prof. Yu-Chung Chiang, Ph.D., Distinguished Professor pada Department of Biological Sciences, National Sun Yat-sen University


Dalam sambutannya, Prof. Che-Hsin Lee menyampaikan apresiasi atas inisiatif Sekolah Pascasarjana UNS dalam membuka peluang kolaborasi akademik dengan NSYSU. Ia berharap komunikasi yang telah terbangun dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama yang lebih konkret melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Sekolah Pascasarjana UNS dan College of Science NSYSU.
Sementara itu, Prof. Yu-Chung Chiang menyoroti besarnya potensi kolaborasi kedua institusi, terutama dalam bidang biologi terapan untuk pengelolaan lingkungan. Kolaborasi dapat dikembangkan melalui penelitian bersama, publikasi ilmiah, pertukaran pengetahuan dan kepakaran, hingga kegiatan akademik yang melibatkan mahasiswa dan dosen kedua universitas.
Potensi tersebut semakin strategis mengingat College of Science NSYSU menaungi sejumlah bidang keilmuan utama, yaitu Biological Sciences, Chemistry, Physics, Applied Mathematics, serta International PhD Program for Science. Department of Biological Sciences NSYSU sendiri mengembangkan pendidikan dan penelitian yang mengintegrasikan ilmu hayati fundamental dan terapan, dengan fokus kepakaran antara lain pada Ecology and Evolution serta Molecular and Cell Biology.
Reputasi internasional NSYSU turut memperkuat relevansinya sebagai mitra strategis UNS. Berdasarkan QS World University Rankings 2027, National Sun Yat-sen University berada pada peringkat =438 dunia, meningkat dari posisi 439 pada QS World University Rankings 2026. NSYSU juga dikenal sebagai salah satu universitas riset publik terkemuka di Taiwan dengan orientasi kuat pada penelitian dan internasionalisasi. Sebagai perbandingan, UNS pada QS World University Rankings 2027 berada pada kelompok 951–1000 dunia, sehingga penguatan kemitraan dengan NSYSU menjadi salah satu peluang strategis untuk memperluas jejaring penelitian dan eksposur akademik internasional UNS.


Dr. Salman Alfarisy Totalia menyampaikan bahwa inisiasi kerja sama tersebut merupakan bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memperkuat pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat pada tingkat internasional.
“Kami berharap kerja sama ini terus ditingkatkan melalui MoU dan Perjanjian Kerja Sama sehingga berbagai program yang direncanakan dapat terlaksana secara sistematis dan berkelanjutan. Kolaborasi internasional ini juga diharapkan memberikan kontribusi terhadap peningkatan reputasi UNS, baik pada tingkat nasional maupun global,” ungkap Dr. Salman.
Rintisan kerja sama ini juga memiliki relevansi kuat dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Kolaborasi pendidikan dan penelitian mendukung SDG 4: Quality Education, sementara pengembangan riset lingkungan dan biologi terapan berkaitan dengan SDG 13: Climate Action dan SDG 15: Life on Land, khususnya dalam upaya menjaga ekosistem dan keanekaragaman hayati. Yang tidak kalah penting, kemitraan internasional antara UNS dan NSYSU menjadi implementasi nyata SDG 17: Partnerships for the Goals, yang menekankan pentingnya kolaborasi global serta pertukaran pengetahuan, teknologi, dan keahlian untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Sebagai langkah nyata tindak lanjut rintisan kerja sama ini, Prof. Chiang juga menyatakan kesediaannya untuk menjadi narasumber dalam kegiatan dosen tamu atau seminar yang direncanakan pada bulan Oktober. Selain itu, beliau menyatakan kesediaan untuk berperan sebagai reviewer atau editor dalam pengembangan rintisan jurnal sebagai bagian dari penguatan jejaring akademik dan publikasi bersama.
Melalui rintisan kerja sama ini, Sekolah Pascasarjana UNS diharapkan semakin aktif membangun ekosistem akademik global, memperluas kolaborasi penelitian berkualitas, serta membuka peluang mobilitas dan pengembangan kapasitas sivitas akademika. Kemitraan dengan NSYSU sekaligus menjadi langkah konkret Sekolah Pascasarjana UNS dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap penyelesaian berbagai persoalan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di tingkat global.
