Sekolah Pascasarjana UNS Gelar Kuliah Umum, Bahas Strategi Pengelolaan dan Publikasi Jurnal Terindeks Scopus
Surakarta, 7 Oktober 2026 – Sekolah Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan Kuliah Umum “Pengelolaan dan Publikasi Jurnal Terindeks Scopus” pada Rabu (7/10/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Lantai 1 Sekolah Pascasarjana UNS dan diikuti oleh dosen, mahasiswa, serta pengelola jurnal.
Kuliah umum ini menghadirkan Prof. Dr. Parmin, M.Pd., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Tidar, sebagai narasumber. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Sekolah Pascasarjana UNS dalam memperkuat kapasitas sivitas akademika, khususnya dalam pengelolaan jurnal ilmiah serta peningkatan kualitas publikasi pada jurnal bereputasi internasional.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Parmin, M.Pd. memberikan wawasan mengenai berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan jurnal ilmiah agar mampu memenuhi standar kualitas dan tata kelola jurnal bereputasi. Selain aspek pengelolaan, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai strategi publikasi artikel ilmiah pada jurnal yang terindeks Scopus.
Topik tersebut menjadi semakin relevan di tengah tuntutan peningkatan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi. Pengelolaan jurnal yang profesional tidak hanya berkaitan dengan proses penerbitan, tetapi juga mencakup konsistensi tata kelola, kualitas artikel, proses editorial dan review, hingga strategi pengembangan jurnal agar memiliki daya saing pada tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif. Peserta mengikuti materi yang disampaikan narasumber sekaligus memperoleh kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai berbagai tantangan dalam pengelolaan jurnal dan publikasi ilmiah. Kehadiran peserta secara langsung maupun melalui platform daring juga memperluas jangkauan kegiatan dan memungkinkan lebih banyak sivitas akademika mengikuti kuliah umum tersebut.
Melalui kegiatan ini, Sekolah Pascasarjana UNS berharap dapat mendorong peningkatan literasi publikasi ilmiah dan kompetensi pengelolaan jurnal di kalangan dosen, mahasiswa, dan pengelola jurnal. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat budaya akademik yang berorientasi pada peningkatan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah bereputasi.
Kuliah umum ditutup dengan sesi foto bersama narasumber dan peserta sebagai dokumentasi kegiatan. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa penguatan kapasitas dalam pengelolaan jurnal dan publikasi internasional menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung peningkatan kualitas akademik dan reputasi perguruan tinggi.
