Sekolah Pascasarjana – Laboratorium Sosial (LabSos) Sekolah Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Ikatan Alumni Sekolah Pascasarjana UNS menyelenggarakan Workshop Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif: Decolonializing Methodology pada Senin, 15 Juni 2026, bertempat di Ruang Sidang Lantai 1 Sekolah Pascasarjana UNS.

Kegiatan ini menghadirkan Yus Broersma dari Netherland Indonesia Consortium Christian and Muslim Relations (NICCMR) sebagai narasumber utama. Workshop dirancang untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada peserta dalam mengembangkan media pembelajaran yang interaktif, kontekstual, inklusif, serta relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21.

Melalui pendekatan decolonial methodology, peserta diajak untuk merefleksikan kembali praktik-praktik produksi dan penyebaran pengetahuan yang selama ini berkembang dalam dunia pendidikan. Pendekatan ini mendorong pengakuan terhadap keberagaman perspektif, pengalaman lokal, serta pengetahuan masyarakat yang sering kali terpinggirkan dalam arus utama pengembangan kurikulum dan media pembelajaran.

Dalam sesi workshop, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya merancang media pembelajaran yang tidak hanya menarik secara visual dan interaktif, tetapi juga mampu merepresentasikan nilai-nilai inklusivitas, keberagaman budaya, serta keadilan pengetahuan. Diskusi yang berlangsung turut membuka ruang bagi pertukaran gagasan mengenai strategi inovatif dalam menghadapi perubahan lanskap pendidikan di era digital. Kolaborasi antara LabSos Sekolah Pascasarjana UNS dan Ikatan Alumni SPS UNS ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi akademik dan profesional dalam mendukung pengembangan pendidikan yang transformatif. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi media pembelajaran yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu menjawab tantangan global tanpa mengabaikan konteks lokal