
Sekolah Pascasarjana – Dalam upaya memperkuat wawasan akademik mengenai transisi energi dan pembangunan berkelanjutan, Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UNS selenggarakan Kuliah Pakar bertajuk “Prospek Pengembangan Energi Terbarukan Soloraya Berbasis Proyek Strategis Nasional” pada Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, sehingga dapat diikuti baik secara luring maupun daring oleh sivitas akademika dan masyarakat.
Kuliah Pakar menghadirkan narasumber Dr. Ir. Surono, DEA., IPU, yang merupakan Anggota Pemangku Kepentingan Energi Nasional. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan arah kebijakan energi nasional yang berorientasi pada pencapaian Net Zero Emission (NZE) sebagai bagian dari strategi mitigasi ancaman perubahan iklim sekaligus upaya membangun kemandirian, kedaulatan, dan ketahanan energi nasional.

Dr. Surono menekankan bahwa pengembangan energi terbarukan di kawasan Soloraya memiliki prospek yang sangat besar, terutama apabila didukung melalui implementasi Proyek Strategis Nasional (PSN). Potensi energi surya, biomassa, serta sumber energi terbarukan lainnya dinilai mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mempercepat transformasi menuju sistem energi yang lebih bersih, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Selain membahas kebijakan nasional, kegiatan ini juga mengupas berbagai tantangan dan peluang dalam implementasi pengembangan energi terbarukan, mulai dari aspek regulasi, investasi, pengembangan sumber daya manusia, hingga kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat. Perguruan tinggi dipandang memiliki peran strategis dalam menghasilkan riset, inovasi, serta lulusan yang mampu mendukung percepatan transisi energi di Indonesia.

Kuliah Pakar diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta alumni yang menunjukkan antusiasme tinggi melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan yang disampaikan peserta mencerminkan tingginya perhatian terhadap isu transisi energi, pengembangan energi terbarukan, serta peluang implementasinya di wilayah Soloraya.
Melalui penyelenggaraan Kuliah Pakar ini, diharapkan seluruh peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai arah kebijakan energi nasional dan pentingnya pengembangan energi terbarukan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara akademisi, pemerintah, dan para pemangku kepentingan dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri energi, tangguh menghadapi perubahan iklim, dan berkomitmen mencapai target Net Zero Emission.
