Surakarta, 9 Oktober 2026 – Sekolah Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan lokakarya bertajuk “Strategi dan Teknik Publikasi Ilmiah Bereputasi di Era Artificial Intelligence: Etika dan Praktik Akademik”pada Jumat (9/10/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Lantai 1 Sekolah Pascasarjana UNS dan dilaksanakan secara hybrid, dengan melibatkan peserta yang hadir secara langsung maupun mengikuti kegiatan melalui Zoom Meeting.

Lokakarya ini merupakan bagian dari upaya Sekolah Pascasarjana UNS untuk meningkatkan kompetensi sivitas akademika dalam menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas dan bereputasi internasional. Di tengah perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI), penguasaan strategi publikasi perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai etika penelitian, integritas akademik, serta penggunaan teknologi secara kritis dan bertanggung jawab.

Kegiatan diawali dengan sambutan Prof. Dr. rer. nat. Sajidan, M.Si., selaku Dekan Sekolah Pascasarjana UNS. Selanjutnya, laporan pelaksanaan kegiatan disampaikan oleh Dr. Sapja Anantanyu, S.P., M.Si., Ketua Program Studi S3 Penyuluhan Pembangunan/Pemberdayaan Masyarakat Sekolah Pascasarjana UNS.

Dalam lokakarya ini, Sekolah Pascasarjana UNS menghadirkan dua narasumber, yaitu Ahmad Fauzi, M.Pd. dari Universitas Muhammadiyah Malang dan Wahyu Hidayat, S.Pd., M.M., Founder of Niteni Research Academy. Diskusi dipandu oleh Aris Widiyanto, S.Kep., Ns., M.K.M., M.Kep. sebagai moderator.

Melalui pemaparan materi, kedua narasumber membahas strategi dan teknik yang dapat diterapkan peneliti untuk meningkatkan kualitas manuskrip serta memperkuat peluang publikasi pada jurnal ilmiah bereputasi. Pembahasan mencakup proses penyusunan artikel, pengembangan gagasan penelitian, pemilihan jurnal yang sesuai dengan fokus dan ruang lingkup naskah, serta pentingnya memperhatikan standar dan ketentuan publikasi ilmiah.

Selain strategi publikasi, pemanfaatan AI dalam proses penelitian dan penulisan akademik menjadi salah satu perhatian utama dalam lokakarya ini. Perkembangan teknologi AI membuka peluang untuk mendukung berbagai tahapan penelitian, seperti penelusuran literatur, pengorganisasian ide, penyuntingan bahasa, dan penyusunan struktur tulisan. Namun, pemanfaatannya tetap memerlukan kecermatan dalam memverifikasi informasi, memeriksa keakuratan referensi, serta memastikan orisinalitas dan validitas karya ilmiah.

Penggunaan AI dalam penulisan akademik juga menuntut tanggung jawab peneliti terhadap seluruh isi publikasi yang dihasilkan. Teknologi tersebut tidak dapat menggantikan peran peneliti dalam membangun argumentasi ilmiah, menafsirkan temuan, dan memastikan bahwa setiap klaim didukung oleh sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, transparansi penggunaan AI serta kepatuhan terhadap kebijakan jurnal dan institusi menjadi aspek penting dalam menjaga integritas akademik.

Pelaksanaan lokakarya secara hybrid memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengikuti kegiatan secara fleksibel. Melalui sesi diskusi dan tanya jawab, peserta memperoleh ruang untuk memperdalam pemahaman mengenai tantangan publikasi ilmiah, praktik penggunaan AI, dan langkah-langkah strategis dalam mengembangkan karya ilmiah yang memenuhi standar publikasi bereputasi.

Melalui kegiatan ini, Sekolah Pascasarjana UNS berharap para dosen, mahasiswa, peneliti, dan pengelola jurnal dapat meningkatkan kapasitasnya dalam mengembangkan publikasi ilmiah yang berkualitas, sekaligus menerapkan prinsip etika dan integritas akademik dalam setiap tahapan penelitian. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Sekolah Pascasarjana UNS untuk membangun ekosistem akademik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan tanggung jawab ilmiah.

Dengan terselenggaranya lokakarya ini, Sekolah Pascasarjana UNS terus mendorong penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah yang profesional, inovatif, dan berintegritas, sebagai kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan daya saing akademik di tingkat nasional maupun internasional.