Matangkan Dokumen dan Kesiapan Tim, S2 Ilmu Gizi FK UNS Gelar Lokakarya Akreditasi

Program Studi S2 Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (FK UNS) menyelenggarakan Lokakarya Persiapan Akreditasi pada Rabu, 30 September 2026, di Gedung A Fakultas Kedokteran UNS. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya program studi dalam mempersiapkan proses akreditasi melalui penelaahan dokumen, pemberian umpan balik, dan penguatan dalam berbagai aspek yang menjadi bagian dari kriteria akreditasi.

Kegiatan diawali dengan pengantar dari Ketua Program Studi S2 Ilmu Gizi FK UNS yang diwakili oleh Kusmadewi Eka Damayanti, dr., M.Gizi kemudian dilanjutkan dengan pengarahan sekaligus pembukaan dari Dekan Fakultas Kedokteran , Prof. Dr. Reviono, dr., Sp.P(K).

Lokakarya menghadirkan Dr. A. Fahmy Arif Tsani, S.Gz., Dietisien., M.Sc., dosen Universitas Diponegoro yang juga merupakan Pengurus Pusat AIPGI, sebagai narasumber. Sesi inti lokakarya diarahkan pada pembahasan delapan kriteria akreditasi yang dibagi menjadi dua sesi. Pembahasan kriteria satu hingga empat dilaksanakan pada sesi pertama, kemudian dilanjutkan dengan kriteria lima sampai delapan. Setiap sesi turut memberikan ruang bagi tim borang untuk memperoleh feedback sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan persiapan akreditasi

Pembahasan tersebut menjadi kesempatan bagi tim untuk mencermat kembali kesiapan masing-masing kriteria sekaligus mendiskusikan berbagai bagian yang masih memerlukan penguatan. Diskusi bersama narasumber memberikan masukan bagi tim dalam menyempurnakan persiapan dokumen dan bukti pendukung akreditasi.

Rangkaian lokakarya kemudian ditutup kembali dengan rangkuman hasil pembahasan dan rekomendasi tindak lanjut oleh Kusmadewi Eka Damayanti, dr., M.Gizi. Hasil pembahasan selama lokakarya menjadi bahan tindak lanjut bagi tim dalam mematangkan berbagai aspek persiapan akreditasi Prodi S2 Ilmu Gizi FK UNS.

Teknologi Mendekatkan, Ahli Gizi Mendampingi : Magister Ilmu Gizi FK UNS Kupas Konseling Gizi Digital

Program Studi Magister Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan kuliah tamu bertema Personalized Digital Nutrition Intervention : Pengalaman Mengembangkan Layanan Konseling Gizi Online pada Kamis, 24 September 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting ini menghadirkan salah satu alumni, Tri Hidayat, S.Gz., M.Gz., RD., AIFO, seorang dietisien sekaligus praktisi konseling gizi di RSUD Landak, sebagai narasumber. Kuliah tamu ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan gizi serta memberikan gambaran tentang pengembangan layanan konseling gizi online yang berorientasi pada kebutuhan individu.

Perkembangan teknologi digital membuka peluang bagi tenaga gizi untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas. Media sosial dan berbagai platform komunikasi daring kini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyebaran informasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan edukasi dan pendampingan gizi. Kondisi ini menuntut ahli gizi untuk terus mengembangkan kompetensi agar mampu menghadirkan layanan yang mudah diakses, berbasis bukti ilmiah, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam pemaparan materinya, narasumber Tri Hidayat membahas peran media sosial sebagai sarana edukasi sekaligus media untuk membangun citra professional seorang ahli gizi. Narasumber menekankan pentingnya personal branding agar tenaga gizi dapat memperkenalkan kompetensi, membangun kepercayaan publik, serta memperluas jejaring professional. Penyampaian informasi gizi juga perlu dikemas secara menarik, autentik, dan mudah dipahami tanpa mengabaikan ketepatan informasi ilmiah. Sebagai contoh, hasil penelitian gizi dapat diolah menjadi konten edukasi yang relevan dengan kebiasaan makan sehari-hari sehingga lebih mudah diterima oleh masyarakat.

Selain membahas pemanfaatan media sosial, narasumber memperkenalkan konsep personalized digital nutrition intervention, yaitu pendekatan pelayanan gizi yang menyesuaikan rekomendasi dengan kondisi kesehatan, kebutuhan, kebiasaan, dan tujuan setiap individu melalui platform digital. Sebagai gambaran penerapannya, Tri Hidayat membagikan pengalaman mengembangkan Nutrivio, layanan konseling gizi online yang menyediakan pendampingan mulai dari asesmen gizi, konsultasi, penyusunan rencana makan (meal plan), hingga pemantauan perkembangan klien. Layanan ini mengedepankan rekomendasi yang realistis dan fleksibel agar klien dapat menerapkan pola makan sehat secara berkelanjutan.

Salah satu hal yang ditekankan dalam kuliah tamu ini adalah pentingnya pendampingan yang konsisten. Konseling gizi tidak hanya berhenti pada pemberian rencana makan, tetapi juga mencakup komunikasi, motivasi, monitoring, dan evaluasi yang disesuaikan dengan perkembangan klien. Meskipun teknologi mempermudah akses layanan, kompetensi profesional ahli gizi tetap menjadi dasar dalam menentukan intervensi yang tepat.

Pembahasan mengenai konseling gizi online memberikan perspektif baru bagi mahasiswa magister Ilmu Gizi FK UNS mengenai peluang pengembangan pelayanan gizi di era digital. Selain kemampuan memberikan asuhan gizi, mahasiswa perlu memahami strategi komunikasi kesehatan, pemanfaatan media digital, serta pengembangan layanan yang tetap mengedepankan profesionalisme dan pendekatan berbasis bukti ilmiah.

Kuliah tamu ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu mengintergrasikan pengetahuan gizi dengan inovasi pelayanan kesehatan. Pemanfaatan platform digital secara tepat dapat menjadi peluang untuk menghadirkan layanan konseling gizi yang lebih personal, fleksibel, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran ahli gizi dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat.