Belajar dari Praktik, Bertumbuh dari Pengalaman: Penutupan PKL Klinik Mahasiswa Magister Ilmu Gizi FK UNS di RSUD Dr. Moewardi

 

Program Studi Magister Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan kegiatan penutupan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Klinik di RSUD Dr. Moewardi pada Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan berlangsung pukul 09.00 WIB di Instalasi Gizi RSUD Dr. Moewardi dan dihadiri oleh sebelas mahasiwa Magister Ilmu Gizi FK UNS, Dr. Budiyanti Wiboworini, dr., M.Kes., Sp.GK., selaku Kepala Program Studi Magister Ilmu Gizi, serta empat pembimbing lapangan, yaitu Wiwik Ekorinawati, S.Gz., M.Gz., RD,  Ahmad Farudin, SKM., M.Si., RD Amelya Aughustina Ayusari, dr., M.Gizi., Sp.GK., dan Indrawati, dr., Sp.GK.

Kegiatan penutupan ini menjadi bagian akhir dari rangkaian PKL Klinik mahasiswa Magister Ilmu Gizi Minat Gizi Klinis FK UNS di RSUD Dr. Moewardi. Selama menjalani PKL, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan ke dalam praktik pelayanan gizi di rumah sakit. Kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk memahami proses pelayanan gizi klinik serta penerapan asuhan gizi pada pasien dengan berbagai kondisi penyakit.

Melalui kegiatan PKL, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai aspek teoritis, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam menghadapi berbagai kondisi pasien di lingkungan rumah sakit. Mahasiswa belajar melakukan pengkajian masalah gizi, memahami kondisi klinis dan kebutuhan gizi pasien, menyusun intervensi gizi, serta melakukan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan pasien. Selain itu, mahasiswa berkesempatan mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyampaikan pertimbangan berdasarkan kondisi pasien, dan memahami pentingnya koordinasi dengan tenaga kesehatan lain dalam mendukung proses perawatan.

Dalam kegiatan penutupan, mahasiswa bersama Kepala Program Studi dan para pembimbing lapangan melakukan refleksi terhadap pelaksanaan PKL yang telah berlangsung. Berbagai pengalaman, evaluasi, serta pembelajaran selama praktik menjadi bahan diskusi untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa menjadi pelayanan gizi di rumah sakit. Para pembimbing lapangan juga memberikan arahan dan masukan sebagai bekal bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi di bidang gizi klinik.

Pengalaman PKL di RSUD Dr. Moewardi diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa Magister Ilmu Gizi FK UNS dalam mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan keterampilan praktik di lapangan. Pengalaman tersebut juga diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa, khususnya dalam bidang gizi klinik, sekaligus menjadi bekal dalam menjalankan peran profesional di bidang gizi dan pelayanan kesehatan.

Serah Terima Mahasiswa S2 Ilmu Gizi UNS Peminatan Clinical Nutrition di RSUD Dr. Moewardi

Surakarta, 8 Mei 2026 — Program Studi Magister Ilmu Gizi Universitas Sebelas Maret melaksanakan kegiatan serah terima mahasiswa S2 Ilmu Gizi peminatan Clinical Nutrition di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa sebelum mengikuti rangkaian praktik lapangan di lingkungan rumah sakit. Sebanyak 11 mahasiswa mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari proses pembelajaran klinik yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman, keterampilan, serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi praktik pelayanan gizi secara langsung.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Program Studi S2 Ilmu Gizi UNS, Dr. Budiyanti Wiboworini, dr., M.Kes., Sp.GK. Clinical Instructor atau CI dari Instalasi Gizi RSUD Dr. Moewardi juga turut hadir, yaitu Ibu Martini, S.Gz, Ibu Wiwik Ekorinawati, M.Gz., RD, Ibu Soeharlina, AMG, RD, serta Ibu Fadzillah, S.Gz.

Pertemuan ini diawali dengan kegiatan penerimaan dan pengenalan mahasiswa kepada pihak Instalasi Gizi RSUD Dr. Moewardi. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh arahan awal mengenai lingkungan praktik, tata tertib, serta gambaran umum pelaksanaan kegiatan selama berada di rumah sakit. Arahan ini diberikan agar mahasiswa dapat menyesuaikan diri dengan sistem kerja rumah sakit yang menuntut ketelitian, kedisiplinan, dan profesionalitas.

Mahasiswa juga mendapatkan penjelasan mengenai struktur organisasi Instalasi Gizi RSUD Dr. Moewardi. Penjelasan tersebut memberikan gambaran tentang pembagian tugas, alur koordinasi, serta peran masing-masing bagian dalam mendukung pelayanan gizi rumah sakit. Pemahaman terhadap struktur organisasi menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar mampu memahami posisi dan peran tenaga gizi dalam sistem pelayanan kesehatan.

Kegiatan dilanjutkan dengan orientasi pelaksanaan manajemen penyelenggaraan makanan di Instalasi Gizi secara langsung. Mahasiswa diperkenalkan pada proses pengelolaan makanan rumah sakit, mulai dari perencanaan menu, pemesanan bahan makanan, penerimaan bahan, persiapan, pengolahan, hingga distribusi makanan kepada pasien secara singkat. Orientasi ini memberikan pengalaman awal bagi mahasiswa untuk melihat keterkaitan antara teori manajemen penyelenggaraan makanan dengan praktik nyata di lapangan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyampaian informasi terkait tata pelaksanaan produksi dan pemesanan makanan di Instalasi Gizi RSUD Dr. Moewardi. Informasi ini menjadi pedoman awal bagi mahasiswa dalam mengikuti praktik, khususnya dalam memahami alur kerja produksi makanan, sistem pemesanan diet pasien, serta standar pelayanan yang diterapkan di rumah sakit.

Melalui kegiatan serah terima ini, mahasiswa S2 Ilmu Gizi UNS peminatan Clinical Nutrition diharapkan mampu mengembangkan kompetensi akademik dan keterampilan profesional di bidang gizi klinik. Kegiatan ini juga menjadi bentuk penguatan kerja sama antara Program Studi Magister Ilmu Gizi UNS dan RSUD Dr. Moewardi dalam mendukung pendidikan berbasis praktik, peningkatan kualitas pembelajaran, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang gizi.

Serah Terima dan Pembekalan PKL Mahasiswa Magister Ilmu Gizi UNS Minat Komunitas di Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali

Program Studi Magister Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Minat Komunitas Angkatan 2025/2026 memulai kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pemahaman langsung dalam memahami pelaksanaan program gizi dan kesehatan masyarakat di tingkat daerah yang akan berlangsung selama satu bulan.

 

Kegiatan serah terima mahasiswa PKL berlangsung di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Boyolali, dihadiri oleh dr. Rita Indrihastuti (Kabid Sumber Daya Kesehatan); Santi Dewi Emawati, S.SiT., M.Kes (Kasie Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat)  dan Anis Eko Widiyarti, S.Psi (Kasi Sumber Daya Manusia Kesehatan) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali; Dosen Pembimbing serta 15 Mahasiswa Magister Ilmu Gizi UNS. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa secara resmi diterima untuk menjalankan praktik lapangan sesuai dengan ruang lingkup pembelajaran serta program gizi dan kesehatan di wilayah Kabupaten Boyolali. Pada tahun ini lokasi pengambilan data dan kegiatan ditempatkan di Puskesmas Sambi, Puskesmas Sawit, Puskesmas Banyudono I dan Puskesmas Cepogo.

Dalam sambutannya, Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali menyampaikan bahwa pelaksanaan PKL diharapkan dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat program kesehatan, khususnya gizi masyarakat. Mahasiswa juga diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami permasalahan gizi yang terjadi di lapangan, serta memberikan kontribusi melalui analisis dan inovasi program yang dapat mendukung pelaksanaan program kesehatan di Kabupaten Boyolali. Program yang dikembangkan selama PKL diharapkan dapat menyasar kelompok lansia. Hal ini karena lansia merupakan salah satu kelompok rentan mengalami masalah gizi dan mengalami penyakit tidak menular dan belum banyak mendapatkan perhatian dalam pelaksanaan intervensi gizi masyarakat. Sementara program intervensi untuk balita dan ibu hamil sudah cukup banyak dilakukan. Selain kegiatan serah terima, mahasiswa juga memperoleh pembekalan mengenai gambaran umum kondisi masalah gizi serta program gizi setiap wilayah. Materi pembekalan tersebut disampaikan langsung oleh setiap nutrisionis dari setiap puskesmas.

Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Ilmu Gizi UNS menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupatun Boyolali atas kesediaanya menerima mahasiswa untuk melaksanakan PKL. Kegiatan ini dinilai penting sebagai bentuk kolaborasi antara institusi pendidikan dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang gizi dan kesehatan masyarakat. Melalui pelaksanaan PKL ini, mahasiswa diharapkan mampu memperoleh pengalaman nyata dalam mengamati, menganalisis dan memahami implementasi program gizi di masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan dapat merangcang inovasi program intervensi gizi yang ditujukan kepada kelompok sasaran prioritas. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan kerja sama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali dan Prodi Studi Magister Ilmu Gizi Universitas Sebelas Maret, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat.